Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Novel Baswedan

Novel Baswedan Ternyata Diintai Selama Dua Minggu Sebelum Diserang, Pengintai Pakai Mobil Polisi

Novel menyebutkan sebelum diserang rumahnya sempat diintai oleh pelaku setidaknya dua minggu dan sempat disaksikan warga sekitar.

Editor: Frandi Piring
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Novel Baswedan saat berada di depan rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (22/2/2018) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan satu per satu membongkar fakta-fakta penyiraman air keras pada dirinya.

Dilansir TribunWow.com, dalam acara Mata Najwa di kanal YouTube Najwa Shihab, Rabu (17/6/2020), Novel mengungkapkan fakta sebelum aksi penyiraman air keras menimpanya.

Novel membeberkan situasi dua minggu sebelum kejadian. Ternyata ia diintai oleh seseorang.

Janggalnya, sejumlah saksi mengaku di saat pengintaian, ada mobil milik polisi yang digunakan.

Bahkan saksi pada saat itu mengabadikan lewat sebuah foto.

Seperti diketahui, Novel Baswedan disiram air keras pada 11 April 2017 silam saat subuh.

Kedua pelaku penyerangan, Rahmat Kadir Mahulette dan Rony Bugis, terungkap merupakan anggota polisi.

Novel menyebutkan sebelum diserang rumahnya sempat diintai oleh pelaku setidaknya dua minggu dan sempat disaksikan warga sekitar.

"Peristiwa penyerangan kepada saya ini dimulai dengan pengintaian setidaknya dua minggu sebelumnya," ungkap Novel Baswedan.

Proses rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Jumat, 7 Januari 2020.
Proses rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Jumat, 7 Januari 2020. (FOTO ANTARA/Dhemas Reviyanto)

Kejadian itu disaksikan warga sekitar.

Bahkan beberapa warga sempat memfoto pelaku dan kendaraan yang ditumpangi.

Ia membenarkan kendaraan tersebut adalah milik anggota Polisi.

"Orang yang mengintai dari seberang rumah saya itu diamati oleh beberapa saksi, bahkan berinteraksi, berbicara," paparnya.

"Bahkan difoto wajahnya dan kendaraannya, salah satunya milik oknum anggota Polri," ungkap Novel.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved