Kasus Novel Baswedan
Novel Baswedan Ternyata Diintai Selama Dua Minggu Sebelum Diserang, Pengintai Pakai Mobil Polisi
Novel menyebutkan sebelum diserang rumahnya sempat diintai oleh pelaku setidaknya dua minggu dan sempat disaksikan warga sekitar.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan satu per satu membongkar fakta-fakta penyiraman air keras pada dirinya.
Dilansir TribunWow.com, dalam acara Mata Najwa di kanal YouTube Najwa Shihab, Rabu (17/6/2020), Novel mengungkapkan fakta sebelum aksi penyiraman air keras menimpanya.
Novel membeberkan situasi dua minggu sebelum kejadian. Ternyata ia diintai oleh seseorang.
Janggalnya, sejumlah saksi mengaku di saat pengintaian, ada mobil milik polisi yang digunakan.
Bahkan saksi pada saat itu mengabadikan lewat sebuah foto.
Seperti diketahui, Novel Baswedan disiram air keras pada 11 April 2017 silam saat subuh.
Kedua pelaku penyerangan, Rahmat Kadir Mahulette dan Rony Bugis, terungkap merupakan anggota polisi.
Novel menyebutkan sebelum diserang rumahnya sempat diintai oleh pelaku setidaknya dua minggu dan sempat disaksikan warga sekitar.
"Peristiwa penyerangan kepada saya ini dimulai dengan pengintaian setidaknya dua minggu sebelumnya," ungkap Novel Baswedan.
Kejadian itu disaksikan warga sekitar.
Bahkan beberapa warga sempat memfoto pelaku dan kendaraan yang ditumpangi.
Ia membenarkan kendaraan tersebut adalah milik anggota Polisi.
"Orang yang mengintai dari seberang rumah saya itu diamati oleh beberapa saksi, bahkan berinteraksi, berbicara," paparnya.
"Bahkan difoto wajahnya dan kendaraannya, salah satunya milik oknum anggota Polri," ungkap Novel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/novel-baswedan-saat-berada-di-depan-rumahnya-di-kelapa-gading-jakarta-utara-kamis-2222018.jpg)