Ayah Korban Nyaris Tebas Pelaku Cabul
MG (50), warga Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolsel, nyaris pingsan setelah menerima telepon dari anak tertuanya.
Penulis: Nielton Durado | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI- MG (50), warga Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolsel, nyaris pingsan setelah menerima telepon dari anak tertuanya.
Pasalnya, dari telepon tersebut sang ayah mendapati kabar jika anaknya yang masih berusia 13 tahun, telah dicabuli oleh pamannya sendiri.
"Saya hampir pingsan saat tahu hal ini ditelepon pak," ucap sang ayah di hadapan penyidik, Rabu (17/7/2020) pukul 00.21 Wita.
Mendapati kabar tersebut, ia langsung pulang ke Bolsel.
"Karena waktu itu saya sedang berada di Gorontalo. Jadi langsung pulang," aku dia.
Ketika sampai di rumahnya, ia lalu meminta anaknya yang tertua mengantarnya ke Polres Bolsel.
"Selama ini saya tidak tahu, nyaris saya tebas pelakunya pak," ungkapnya.
Sebelumnya diketahui, Dua anggota Polres Bolsel nampak menurunkan seorang pria yang memakai baju merah, dari mobil berwarna hitam, Selasa (16/6/2020).
Pria tersebut kemudian diseret ke dalam ruang unit Reskrim Polres Bolsel.
Tangannya nampak diborgol, dilehernya juga terlilit masker berwarna hitam.
Pria tersebut ternyata berinisial IY (42).
IY diamankan Polres Bolsel, atas laporan dari seorang pria berinisial GM (50) yang tak lain kakak iparnya. Dari laporan tersebut, IY ternyata diketahui melakukan pencabulan terhadap keponakannya yang masih berusia 13 tahun.
Di hadapan penyidik Polres Bolsel, IY pun tak bisa menyembunyikan perbuatannya tersebut.
Ia mengakui semua dihadapan penyidik.
"Iya saya salah pak," ucap pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-korban-perkosaan-362.jpg)