Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Presiden Joko Widodo Ajukan 31 Nama Calon Duta Besar Kepala Dewan Perwakilan Rakyat, Ini Daftarnya

Kabarnya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajukan 31 nama calon duta besar kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

Editor: Glendi Manengal
(www.setneg.go.id) (https://www.setneg.go.id/)
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajukan 31 nama calon duta besar kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

Terkait hal tersebut, diuji Kepatutan dan Kelayakan terhadap para dubes dilakukan Komisi I DPR pada Selasa (16/6/2020) hari ini.

Diketahui dari 31 nama yang diajukan, pejabat karier Kementerian Luar Negeri mendominasi.

Lebih Pilih Prabowo Subianto Dibanding Habib Rizieq, Ini Alasan Ahmad Dhani

Masih Ingat Kasus Pasangan ASN yang Bukan Pasutri Pingsan di Dalam Mobil? Ini Fakta Terbarunya

Namun, ada juga nama-nama non-karier yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk politisi dan relawan pendukung Jokowi pada pilpres 2019 lalu.

Dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), ada nama Heri Akhmadi yang diajukan sebagai dubes Jepang merangkap federasi Mikronesia.

Heri adalah politisi senior partai banteng yang sudah tiga periode duduk di Senayan, yakni pada 1999-2004, 2004-2009 dan 2009-2014.

Ia juga sempat menjabat Kepala Balitbang DPP PDI-P pada 2015-2020.

Selanjutnya dari Partai Golkar ada Roem Kono yang diajukan menjadi dubes RI untuk Bosnia Herzegovina.

Roem kono menjadi anggota DPR sejak 2009-2014 kemudian 2014-2019.

Saat ini ia menjabat sebagai wakil ketua umum DPP Golkar. Kemudian, dari Partai Bulan Bintang (PBB) ada Sukmo Harsono yang menjadi dubes RI di Republik Panama merangkap Republik Honduras, Republik Costa Rika, dan Republik Nikaragua.

Terakhir dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ada Iwan Bogananta yang diajukan sebagai calon dubes RI untuk Republik Bulgaria merangkap Republik Albania dan republik Mekedonia.

Saat ini Iwan menjabat sebagai bendahara umum di PKPI.

Selain itu, ada juga pendukung Jokowi pada pilpres lalu yang tak tergabung dalam parpol.

Salah satunya mantan Menteri Perdagangan M Luthfi yang menjadi calon dubes RI di Amerika Serikat.

Saat Pilpres 2019, Luthfi aktif dalam kelompo Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas).

Di organisasi itu Luthfi menjabat sebagai dewan pengarah.

Ada juga Hildi Hamid yang saat Pilpres 2019 menjabat sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf di Kalimantan Barat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved