Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Bolsel

Bupati Iskandar Kamaru Tegaskan Rapid Test di Bolsel Tidak Dipungut Biaya

Provinsi Gorontalo kian memperketat perbatasan dan orang yang hendak masuk ke daerahnya

Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / nielton durado
Bupati Bolsel Haji Iskandar Kamaru ketika ditemui belum lama ini. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Provinsi Gorontalo kian memperketat perbatasan dan orang yang hendak masuk ke daerahnya.

Selain mengharuskan pelaku perjalanan membawa SKIM, pemerintah Gorontalo juga meminta agar warga yang datang membawa surat keterangan non reaktif Rapid Test.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bolsel Haji Iskandar Kamaru menegaskan bagi setiap warga yang hendak melakukan perjalanan ke Gorontalo tidak dipungut biaya rapid test.

Hal tersebut dikatakan Kamaru ketika membawakan sambutan di Rapat Paripurna, Selasa (16/6/2020) di DPRD Bolsel.

CEP-E2L Disandingkan, Feryando Lamaluta: Masih Berproses

"Jadi setiap warga yang mau ke Gorontalo tidak dipungut biaya rapid test. Semuanya gratis," ujarnya.

Kamaru mengatakan saat ini banyak keluhan dari masyarakat dan mahasiswa terkait kebijakan ini.

"Banyak sekali keluhan, apalagi dari mahasiswa dan pedagang ikan dan sayur. Makanya kami memilih untuk menggratiskan rapid test," aku dia.

Kamaru pun mengintrusksikan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mempersiapkan hal ini.

"Saya minta setiap puskesmas menyiapkan rapid test gratis, tapi hanya tujuan Gorontalo dan alasannya jelas. Kalau ke Manado atau Kotamobagu cukup bawa notifikasi saja," tegasnya. (Nie)

Kejati Sulut dan Bank Mandiri Lakukan Penandatangan MoU, Serentak Seluruh Indonesia

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved