Selasa, 19 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bulu Tangkis

Markus/Kevin Minta BWF Jangan Start Turnament Dulu karena Belum Aman

Badminton World Federation (BWF) telah merilis daftar turnamen yang akan dimulai pada Agustus 2020 mendatang.

Tayang:
Editor: Glendi Manengal
tribunnews
Pasangan ganda putra Indonesia, Markus/Kevin 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Pandemi virus corona membuat beberapa kompetisi ditunda.

Terkait hal tersebut beberapa turnament bulutangkis juga ditunda.

Menanggapi hal itu Kevin dan markus sarankan BWF jangan start (turnamen) dulu karena belum aman.

Soal Bintang Emon Dituding Pakai Narkoba, Pandji dan Arie Kriting Beri Tanggapan

Dimakamkan Pakai Popok Tanpa Kain Kafan, Jenazah PDP Covid-19 di Surabaya Viral, Ini Penjelasan RS

Anies Baswedan Sebelumnya Disanjung Media Australia, Kini Dipuji Inggris, Soal Penanganan Covid-19

Wabah Covid-19 masih menjadi ancaman di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Hal ini tentunya akan membawa dampak pada penyelenggaraan turnamen bulu tangkis baik di dalam maupun luar negeri.

Badminton World Federation (BWF) telah merilis daftar turnamen yang akan dimulai pada Agustus 2020 mendatang.

Negara-negara penyelenggara hingga saat ini masih mengatur teknis penyelenggaraan turnamen dan protokol kesehatan yang mesti diterapkan.

"Rasa khawatir pasti ada, kami kan perginya jauh-jauh.

Di pesawat rentan, tapi mau bagaimana kan memang kerjaan kami seperti ini.

Kalau tidak ikut turnamen nanti rangkingnya turun dan didenda," kata Marcus Fernaldi Gideon, pemain ganda putra rangking satu dunia bersama Kevin Sanjaya Sukamuljo.

"Makanya kalau (situasinya) belum aman, saran saya BWF jangan start (turnamen) dulu," lanjut Marcus dalam sesi live di akun Instagram @Badminton.INA.

Marcus/Kevin selalu tampil all out di setiap turnamen bulu tangkis yang diikutinya
Marcus/Kevin selalu tampil all out di setiap turnamen bulu tangkis yang diikutinya (Humas PBSI)

Hal yang sama sempat dituturkan Asisten Pelatih Ganda Campuran Nova Widianto pada acara Penyerahan Bonus All England 2020 dari PB Djarum secara virtual kepada Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

"Kalau belum terlalu aman sebaiknya jangan dipaksakan, tapi melihat dari sisi atlet-atlet sih memang mereka perlu tanding. Kalau rangking untuk olimpiade, baru mulai dihitung di German Open 2021 nanti, tapi (turnamen) di awal tahun 2021 juga perlu untuk seeded mereka," ujar Nova.

Ganda campuran menjadi salah satu nomor andalan di olimpiade, bersama dengan nomor ganda putra.

Kevin/Marcus membidik medali emas di Olimpiade Tokyo 2020, begitu pula Praveen/Melati yang kini menduduki peringkat empat dunia.

Praveen/Melati menuturkan mereka siap untuk melanjutkan tradisi medali emas Indonesia yang sebelumnya diraih senior mereka, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

"Ada tradisi emas dari Tontowi/Liliyana di 2016, saya dan Mely (Melati) punya keinginan untuk teruskan tradisi emas itu. Kami nggak melihat ini sebagai beban tapi ini tantangan buat kami," sebut Praveen.

Praveen/Melati juga menuturkan bahwa mereka tak sabar untuk kembali ke arena pertandingan.

Namun mereka sadar bahwa wabah Covid-19 ini akan membawa banyak perubahan dari sisi penyelenggaraan turnamen.

Markus Gideon dan Kevin Sanjaya
Markus Gideon dan Kevin Sanjaya (tribun jateng)

Baik Praveen maupun Melati sama-sama berharap turnamen dapat berlangsung namun kesehatan para peserta juga menjadi prioritas utama.

Berdasarkan jadwal turnamen terbaru yang dirilis BWF, turnamen akan dimulai beberapa bulan ke depan.

Turnamen Hyderabad Open 2020 yang rencananya diadakan pada 11-16 Agustus 2020 terpaksa dibatalkan karena ketentuan yang diterapkan pemerintah India terkait wabah Covid-19.

Sementara Lingshui China Masters 2020 hingga saat ini masih tercantum di kalender BWF dengan tanggal penyelenggaraan 25 - 30 Agustus 2020.

Sementara itu BWF melalui Sekretaris Jenderal Thomas Lund mengatakan bahwa BWF masih terus berupaya dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam penyelenggaraan turnamen.

Keselamatan dan kesehatan atlet serta seluruh pihak yang terlibat merupakan hal utama yang menjadi pertimbangan BWF.

Anies Baswedan Sebelumnya Disanjung Media Australia, Kini Dipuji Inggris, Soal Penanganan Covid-19

Dimakamkan Pakai Popok Tanpa Kain Kafan, Jenazah PDP Covid-19 di Surabaya Viral, Ini Penjelasan RS

Soal Bintang Emon Dituding Pakai Narkoba, Pandji dan Arie Kriting Beri Tanggapan

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul " Marcus/Kevin Minta BWF Gelar Turnamen Kalau Situasi Sudah Aman "

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved