Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

Khawatir Muncul Klaster Baru, China Terapkan Lockdown di Sebagian Wilayah Beijing

Otoritas setempat mengatakan warga di 11 daerah perumahan di dekat pasar dilarang untuk ke luar rumah, dan harus melakukan tes massal.

Editor: Isvara Savitri
AFP
Presiden Cina Xi Jinping mengenakan masker wajah saat mengunjungi para pekerja medis dan pasien yang terinfeksi virus corona di rumah sakit Ditan, Beijing, Senin (10/2/2020) waktu setempat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BEIJING - Sabtu (13/6/2020) China kembali memberlakukan lockdown bagi sebagian wilayah Beijing.

Kebijakan ini diambil untuk mencegah penyebaran baru virus corona (Covid-19). Ada kekhawatiran tersendiri terhadap meningkatnya penularan lokal di China.

Pandemi masih bergelombang di negara lain, terutama di Amerika Latin, dengan Brasil melonjak ke posisi kedua di dunia jumlah korban meninggal, setelah Amerika Serikat.

Setelah penyakit muncul akhir tahun lalu di China, pihak berwenang berhasil menghilangkan penularan melalui pembatasan yang sangat ketat dan kemudian ditiru di seluruh dunia.

Tapi pada Kamis (11/6/2020), Beijing kembali melaporkan kasus pertama dalam dua bulan. Kemudian ada enam kasus lain telah dikaitkan dengan pasar daging Xinfadi.

Otoritas setempat mengatakan warga di 11 daerah perumahan di dekat pasar dilarang untuk ke luar rumah, dan harus melakukan tes massal.

Lebih dari 427 Ribu Meninggal

Di seluruh dunia, pandemi memakan korban jiwa lebih dari 427 ribu orang dan menjangkiti 7,7 juta orang.

Jumlah infeksi global naik dua kali lipat dalam sembilan hari terakhir dan virus menyebar paling cepat di Amerika Latin.

Meksiko dan Chile pada Jumat (12/6/2020) mencatat jumlahh kasus terburuk.

Karena itu Menteri Kesehatan Chile Jaime Manalich mengundurkan diri pada Sabtu (13/6/2020) di tengah sebuah kehebohan jumlah korban.

Brasil mencatat 41.828 kasus kematian, melebihi jumlah di Inggris. WHO mengatakan minggu ini pandemi akan menyebar cepat di Afrika.

Ibu kota Botswana, Gaborone sudah menerapkan lockdown pada Sabtu (13/6/2020), setelah kasus baru terdeteksi.

Di Amerika Serikat, kasus kematian tercatat lebih dari 115 orang, terbanyak di negara bagian padat penduduknya.

Texas dan Florida melaporkan kasus tertinggi dalam beberapa hari terakhir.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Antisipasi Klaster Baru, Sebagian Wilayah di China Kembali Lockdown.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved