Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

Pejabat China dan Menteri Luar Negeri AS akan Bertemu di Hawai, Pembahasan Bisa Memanas

Departemen Luar Negeri AS dan kedutaan besar China di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar

Editor: Rhendi Umar
Matamatapolitik
Ilustrasi China dan Amerika 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mike Pompoe berencana untuk bertemu dengan pejabat pemerintah China di Hawaii, menurut laporan Politico, mengutip dua sumber yang tak disebutkan namanya.

Seperti diberitakan Reuters, Sabtu (13/6), Politico melaporkan, Pompeo yang mengkritik China tentang berbagai masalah mulai dari asal usul pandemi virus corona hingga keijakan Hong Kong

hingga perlakuan terhadap etnis minoritas dan agama, tengah merencanakan perjalanan itu dan pengaturannya belum selesai.

Departemen Luar Negeri AS dan kedutaan besar China di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Hubungan antara dua ekonomi terbesar dunia memburuk dalam beberapa bulan terakhir, dan Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia bahkan dapat memutuskan hubungan.

Bulan lalu, Pompeo mengatakan bahwa China dapat mencegah kematian ratusan ribu orang di seluruh dunia jika lebih transparan tentang virus corona dan menuduhnya menolak untuk berbagi informasi.

Dia juga mengatakan, rencana China untuk memberlakukan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong akan menjadi lonceng kematian bagi otonomi bekas jajahan Inggris.

Amerika Serikat dan Negara Sukutu Susun Rencana Gulingkan China, Alasannya Terungkap

Amerika Serikat (AS), Inggris dan negara Barat lainnya sedang menyusun rencana.

Rencana yang dimaksud ialah menggulingkan China dari jalannya menjadi negara hegemoni baru dunia.

Ini menjadi prioritas utama NATO sekarang.

NATO mengatakan, negara-negara Barat tidak bisa mengabaikan kebangkitan China. Karena itu, penting bagi Inggris untuk meninjau kembali peran Huawei dalam jaringan 5G untuk memastikan keamanannya.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyatakan, China semakin dekat ke Barat dalam berbagai cara, di Kutub Utara, dunia maya, dan dalam infrastruktur kritis termasuk telekomunikasi.

"Saya percaya, Pemerintah Inggris akan merancang jaringan mereka dengan cara yang melindungi jaringan dan memastikan Inggris telah mengamankan jaringan 5G," kata Stoltenberg kepada Radio BBC, Rabu (10/6), seperti dikutip Reuters.

"Karena itu, menurut saya, juga penting sekarang akan ada tinjauan baru yang melihat dengan tepat bagaimana memastikan hal itu terjadi," ujar dia.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved