Berita Heboh
Media Australia Beritakan WNI Dipukul Palu karena Utang Hand Sanitizer, Begini Klarifikasi Korban
Seorang pemuda warga negara Indonesia (WNI) di Australia dianiaya pakai palu.
Perkelahian itu dapat dihentikan oleh rekan satu kamar lainnya, setelah mendengar Harry berteriak minta tolong.
Motif pemukulan dan klarifikasi
7News awalnya memberitakan motif pemukulan diduga karena Harry menagih utang lebih dari 52.000 dollar
Australia (Rp 509 juta) ke Kevin, yang telah diinvestasikan untuk berjualan hand sanitizer.
"Tanggal jatuh tempo Senin lalu (25/5/2020), tapi dia selalu berkata, 'Oke, besok...'," ujar Harry.
Kemudian Harry melalui kanal YouTube-nya HarryHarry Gaming pada Rabu (3/6/2020) memberikan klarifikasi
tentang insiden yang menimpanya.
Dalam video berdurasi 32 menit 38 detik itu Harry berujar, "Yang tentang bisnis hand sanitizer itu sebenarnya gua itu
cuma menalangi... uang temen gua yang mau buka bisnis hand sanitizer gitu lho."
"Jadi gua itu sebenarnya enggak tahu dia bakal ambil di mana, dia bakal jual ke mana, dan dia untung berapa, gua
sebenarnya enggak tahu."
Harry lalu mengakui, itu kemungkinan juga salahnya karena "enggak mau tahu padahal duitnya duit gua."
Namun, karena dipikirnya Kevin adalah teman dekat selama 2 tahun terakhir dan sedang butuh uang untuk
bisnis, Harry langsung memberikan pinjaman uang.
Kemudian Harry menerangkan uang sebanyak itu tidak ditransfer satu kali, tapi secara bertahap selama 3 bulan
dan untuk keperluan lain juga. Namun, porsi terbesarnya memang dialokasikan untuk hand sanitizer.