Breaking News:

Berita Mitra

Stok APD di Rumah Singgah Mitra Masih Memadai, Lusy: Ada 70 Paket

Terus merebaknya wabah ini, dengan jumlah ketambahan hampir setiap hari terus melonjak jadi perhatian pemerintah baik pemerintah pusat hingga daerah

Istimewa
Ruangan Rumah Singgah RSUD Mitra Sehat 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Ketersediaan alat kesehatan berupa alat pelindung diri (APD) menjadi prioritas disetiap ruang sakit ditengah Pandemi Covid-19.

Terus merebaknya wabah ini, dengan jumlah ketambahan hampir setiap hari terus melonjak menjadi perhatian pemerintah baik pemerintah pusat hingga ke setiap daerah.

Seperti halnya pemerintah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang terus berupaya melakukan pencegahan ditengah masyarakat terkait wabah virus ini, dengan mengharuskan penggunaan APD berupa masker dan sarung tangan selama melakukan aktifitas diluar rumah.

Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang IV, Disnakertrans Imbau Warga Agar Melapor

Di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Pemerintah setempat dalam pencegahannya menyediakan rumah singgah di RSUD Mitra sehat, sebagai langkah cepat pencegahan Covid-19, bila ada warga yang datang dari luar daerah Sulut atau dari Zona Merah yang akan menetap selama beberapa Minggu di Kabupaten ini.

Antisipasi pemerintah khususnya disektor rumah sakit, yakni dengan ketersediaan APD yang memadai selama dokter dan perawat melakukan tindakan kepada setiap pasien dan pelaku rumah singgah.

Dikatakan Direktur Utama (Dirut) RSUD Mitra Sehat dr Lusy Mewengkang saat dikonfirmasi hari ini Jumat (12/6/2020), hingga saat ini pihak RS masih ada stok APD yang memadai.

"Hingga saat ini, masih ada 70 APD berupa Azhmat (Juba) yang disiagakan selama para dokter dan perawat melakukan pemeriksaan terhadap pasien dan pelaku perjalanan dari luar daerah," ujar Mewengkang.

Ia menekankan, alat tersebut merupakan salah satu yang harus diprioritaskan apalagi disituasi wabah seperti ini. "Kita terus melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Mitra, terkait ketersediaan APD. Bila nantinya mulai menipis, akan dilakukan pengadaan lagi," terang Dirut RS.

Hal ini menurutnya, berdasarkan permintaan dari hasil pemakaian yang dilakukan setiap harinya di RS. "Apalagi saat ini sudah ketamabahan dengan total pelaku perjalananan sebanyak 41 orang. Itu diluar pasien biasa yang datang memeriksakan diri di RS. Kita juga tetap sediakan dalam bentuk pelayanan kesehatan apapun," ungkapnya.

Dita Karang Idola K-Pop Asal Jogja Telan Hair Spray, Member Secret Number Khawatir Lihat Reaksinya

Mewengkang mengharapakan, agar selama penanganan Covid-19, ketersediaan APD bisa terus tercukupi.
"Diharapakan seperti itu, karena lonjakan pelaku perjalanan dari luar daerah terus bertambah lebih dari satu yang masuk di rumah singgah hampir setiap hari. Otomatis penggunaan APD akan lebih banyak lagi," jelas Lusy.

Ia menambahkan, saat ini pemanfaatan ruangan untuk pelaku perjalanan ditambah lagi. "Ada beberapa ruangan yang kita fungsikan sebagai ruangan rawat pelaku perjalanan selama karantina 14 hari," kunci Mewengkang. (Ano)

Penulis: Giolano Setiay
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved