Update Virus Corona Bolmut
30 Kantong Limbah Alat Pelindung Diri di RSUD Bolmut Siap Dimusnahkan
Terkait hal ini, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolmut akan melakukan pemusnahan limbah APD tersebut.
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Alat-alat kesehatan yang digunakan untuk penanganan covid-19 harus ditangani dengan benar dan tidak menimbulkan dampak lingkungan.
Mulai dari Alat Pelindung Diri (APD) hingga alat medis yang digunakan dalam menangani pasien covid-19 baik yang ada di fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit dan Puskesmas harus ditangani dengan serius.
Pasalnya, setelah digunakan, alat-alat itu berubah menjadi limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang jika tidak ditangani dengan benar dapat membawa ancaman kesehatan di masyarakat.
Terkait hal ini, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolmut akan melakukan pemusnahan limbah APD tersebut.
Ada 30 kantong sampah APD yang telah terkumpul di RSUD Bolmut selama kurang lebih 2 bulan yang digunakan menangani pasien covid-19 baik yang ada di Puskesmas maupun RS.
Bagian Sarana dan Prasarana RSUD Bolmut Amino Buhang mengatakan sampai saat ini sudah ada 30 kantong limbah APD yang siap dimusnahkan.
"Jadi dari bulan April hingga awal juni ini sudah dikumpulkan semua sampah APD tersebut untuk kita musnahkan di mesin Incenerator," jelas Buhang kepada Tribun Manado, Jumat (12/6/2020).
Dirinya mengatakan untuk sampah APD tersebut ditangani dengan hati-hati setelah selesai digunakan oleh tenaga medis, kemudian dikumpulkan dan dimasukan didalam kantong hitam untuk nanti dimusnahkan.
"Sampai saat ini kita masih menunggu instruksi dari pihak rumah sakit untuk jadwal pemusnahannya kapan, nanti setelah ada petunjuk langsung akan dimusnahkan menggunakan incenerator di rumah sakit," ungkap Buhang.
BERITA TERPOPULER :
• Begini Reaksi Rezky Aditya Saat Tahu Citra Kirana Masuk Daftar 100 Wanita Tercantik di Dunia
• Ayu Ting Ting Bingung, Ivan Gunawan dan Ruben Onsu Bahas soal Malam Pertama: Belanda Apa Sih?
• Anies Baswedan Ancam Tutup Mal, Harus Patuhi Aturan Jumlah Pengunjung, Hanya 50 Persen
TONTON JUGA :