Update Virus Corona Bolsel
Penyaluran Bahan Pokok Tahap 2 Bolmong Tuntas
Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut untuk tahap II tuntas diserahkan.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Selasa (08/06) selesai menyalurkan bantuan paket pangan dan bahan pokok (Bapok) tahap II kepada warga Bolmong yang terdampak Covid-19.
Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut untuk tahap II tuntas diserahkan.
Terakhir Bupati Yasti menyelesaikan empat kecamatan menyerahkan bantuan sosial yakni dimulai dari Kecamatan Passi Barat, Bilalang, Passi Timur dan Kecamatan Lolayan.
Sejak penyaluran bantuan sosial dari awal untuk tahap kedua, Bupati Yasti terus didampingi oleh Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling dan para jajaran Pemkab Bolmong.
Dalam setiap kesempatan, Bupati Yasti menyampaikan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat ditengah menghadapi pandemi Covid-19.
“Hanya Bolmong satu – satunya daerah yang menganggarkan bantuan sosial selama sembilan bulan,” kata Bupati dalam sambutannya.
Bupati berkata, di Bolmong sendiri, ada 8.370 Kepala Keluarga (KK) penerima.
“Selain menyalurkan secara simbolis, saya juga turun langsung untuk mengecek apakah bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat penerima,” ungkapnya.
Meski Bolmong memiliki 15 Kecamatan dan 202 Desa/Kelurahan ,serta jumlah penduduk terbesar di BMR. Namun Pemkab Bolmong menyiapkan bantuan selama sembilan bulan dan terbesar di Sulut.
“Setau kita Bolmong merupakan anggaran yang terbanyak dalam bantuan pangan dan bahan pokok kepada warga yang terdampak Covid-19,” kata Bupati.
Bupati menyebutkan, setiap penerima mendapat 36 kilogram beras jenis premium, 4 kilogram gula pasir, 2 liter minyak goreng dan 8 buah ikan kaleng.
“Selain bantuan sosial, ada juga Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana desa dan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos. Untuk BST penerima di Bolmong berjumlah 10.010 kepala keluarga. Setiap kepala keluarga mendapat bantuan Rp 600.000 selama tiga bulan. Begitupun dengan BLT,” jelasnya.
Selain bantuan, Pemkab Bolmong juga telah menganggarkan bibit padi dan jagung serta pupuk. Ada juga bibit sayur-sayuran yang akan diberikan kepada ibu-ibu kelompok tani.
Penanganan akibat dampak Covid-19 kata Yasti, memang sangat menguras keuangan negara.
Akan tetapi itu dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat.