Update Virus Corona Tomohon
Sembuh dari Covid-19, Pasien Asal Tomohon Disambut Karangan Bunga Tenaga Medis RS Gunung Maria
Sungguh kegembiraan yang luar biasa dirasakan Linda Wawo warga Asal Kecamatan Tomohon Selatan, tepat pada Rabu, (10/6/2020)
Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Sungguh kegembiraan yang luar biasa dirasakan LW warga Asal Kecamatan Tomohon Selatan, tepat pada Rabu, (10/6/2020).
Betapa tidak, perempuan berusia 34 tahun yang sebelumnya menjalani isolasi di RS Gunung Maria Tomohon, sekira sebulan lebih lantaran divonis terpapar Covid-19, akhirnya bisa kembali pulang ke rumah.
Linda yang sebelumnya diketahui terkonfirmasi positif Covid-19, akhirnya sembuh setelah dua kali melalui swab test dan dinyatakan negatif.
"Iya dia dinyatakan sembuh usai lalui swab test dua kali, hasilnya negatif," kata Kepala RS Gunung Maria Frank Palendeng.
• Gubernur Olly Resmikan Rumah Sakit Dr JH Awaloei
Lantas kabar Gembira tersebut turut disambut dengan perayaan dari pihak RS Gunung.
Dimana Linda saat akan pulang mendapat karangan bunga dari para perawat dan dokter yang berjajar turut memberikan selamat kepada sang Pasien yang sembuh.
"Kami memberika pemberian bunga untuk pasien sembuh, guna sebagai penyemangat. Serta pasien turut di doakan sebelum pulang ke rumah," beber Frank.
Sementara itu, Linda saat dihubungi Tribun Manado, Rabu (10/6/2020) mengungkapkan, ini sungguh merupakan karunia dari Tuhan.
• Kapolresta Manado Gagalkan Pengambilan Secara Paksa Jenazah PDP Covid-19 di RSPK Manado
Terlebih saat dirinya mampu melewati masa isolasi hingga sembuh.
"Pasti sangat bersyukur. Ini juga merupakan karunia dari Tuhan karena saya bisa melewati masa isolasi sampai dinyatakan sembuh," ungkap LW yang juga mengaku merupakan pegawai di RS Gunung Maria.
LW pun menceritakan, sejak divonis positif Covid-19, dirinya sempat stres.
Dikarenakan hasil positif Covid-19, membuat bingung dan kaget, lantaran sebelumnya tidak mempunyai kontak erat dan riwayat perjalanan.
• Pasien Covid-19 Asal Bolmong Jalani Isolasi di RSU Datoe Binangkang
"Memang sempat stres, karena saya kaget dari mana bisa terpapar sedangkan tidak mempunyai riwayat perjalanan. Namun setelah dipikir-pikir kemungkinan saya terjangkit saat bekerja apakah dari pasien yang OTG ataupun saat beraktivitas di luar," ungkapnya.
Lanjut LW menyebutkan, pertama kali menjalan isolasi sejak tanggal 6 Mei, dimana saat itu dirinya dinyatakan reaktif rapid test.
"Memang saya pikir pertama hanya reaktif karena memiliki gejalah flu seperti mengalami sakit dibagian leher. Tapi saat swab keluar tanggal 12 hasilnya saya positif," katanya lagi menambahkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sembuh-dari-covid-19-warga-tomohon.jpg)