Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

Studi WHO: Kenakan Masker dan Jaga Jarak Turunkan Risiko Penularan Penyakit hingga 85 Persen

Mengenakan masker dan jaga jarak dapat menurunkan risiko penularan penyakit hingga 85 persen.

Editor: Rizali Posumah
https://www.sehatq.com/
Sebuah studi yang dinaungi WHO, belum lama ini membuktikan bahwa mengenakan masker dan jaga jarak dapat menurunkan risiko penularan penyakit hingga 85 persen. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam panduan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) diwajibkan semua orang mengenakan masker saat berada di tempat umum, di masa pandemi ini.

Sebuah studi yang dinaungi WHO, belum lama ini membuktikan bahwa mengenakan masker dan jaga jarak dapat menurunkan risiko penularan penyakit hingga 85 persen.

Masker dimaksudkan untuk membantu mencegah Anda secara tidak sengaja menyebarkan atau terpapar Covid-19. Seperti kita tahu, virus corona SARS-CoV-2 menyebar melalui droplet atau tetesan pernapasan saat batuk dan bersin.

Karena 25 persen orang yang terinfeksi virus corona SARS-CoV-2 mungkin tidak mengalami gejala, semua orang didorong untuk mengenakan masker.

"Kita tahu, beberapa orang tidak menunjukkan gejala penyakit dan mereka masih bisa menularkan virus."

"Saya pikir, kita harus lebih berhati-hati karena siapapun yang Anda temui berpotensi menulari Anda," kata Thomas Russo, kepala divisi penyakit menular di Universitas Buffalo.

Kesalahan pakai masker

Untuk benar-benar mencegah penyebaran penaykit, kita perlu memasang masker denagn benar.

Dilansir Huffington Post 24 April 2020, ada lima kesalahan dalam memakai masker yang biasa kita lakukan.

Berikut penjelasannya:

1. Masker hanya menutupi mulut Anda

Kesalahan yang sering dilakukan adalah memakai masker cukup rendah, sehingga hanya menutupi area mulut. Pemasangan masker seperti ini tetap menimbulkan risiko penularan penyakit.

"Kita paling sering bernapas dengan menggunakan hidung. Nah, (saat masker hanya menutupi mulut), Anda dapat terinfeksi karena menghirup partikel virus," kata Russo.

"Demikian juga, jika Anda terinfeksi dan masker yang dipakai hanya menutupi mulut. Saat Anda bersin, ada droplet keluar yang bisa menginfeksi orang lain," imbuh dia.

Jika hidung tidak ditutup masker, Anda berisiko terkontaminasi dari masker itu sendiri yang mengumpulkan kuman dan droplet di bagian luar.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved