Breaking News:

Update Virus Corona Manado

Dirut PD Pasar Manado Bantah Adanya 800 Orang Pedagang Reaktif Covid-19

Dinas Kesehatan Kota Manado terus berupaya melakukan rapid tes kepada para pedagang yang ada di pasar Pinasungkulan Karombasan.

Penulis: Fistel Mukuan
Editor: Maickel_Karundeng
fistel mukuan/tribun manado
Suasana di pasar Pinasungkulan kemarin 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pasar Pinasungkulan, Karombasan, Manado menjadi satu di antara klaster Covid-19 yang menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Dinas Kesehatan Kota Manado terus berupaya melakukan rapid tes kepada para pedagang yang ada di pasar Pinasungkulan Karombasan.

Hal itu dikarenakan semakin bertambahnya pasien positif Covid-19 yang berasal dari klaster tersebut.

Dengan begitu upaya dari Pemkot Manado telah melakukan rekayasa pasar Pinasungkulan ini untuk bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Manado.

Para pedagang sudah diatur perjaraknya, penjagaan juga telah disiapkan Pemkot Manado dari dua sisi jalur akan masik pasar Pinasungkulan ini.

Sempat ada kabar bahwa Klaster Pasar Pinasungkulan, hasil rapid test terdapat 800 orang tunjukan reaktif. 

Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado Stenly Suwuh SE, ketika dihubungi sambungan telepon membantah adanya pemberitaan 800 orang lebih pedagang reaktif usai pemeriksaan rapid tes.

"Soal 800 lebih yang reaktif di pasar itu tidak benar dan ada kesalahan pemberitaan, tapi sudah di klarifikasi," kata Stenley, Selasa (9/6/2020).

Menurut Stenley, untuk keseluruhan pemeriksaan rapid tes di pasar Pinasungkulan datanya ada di Dinas Kesehatan secara akurat tapi tidak ada yang 800 reaktif.

"Saya tahu yang reaktif disini ada 100 lebih khusus di pasar Pinasungkulan, tapi untuk lebih akuratnya sekali lagi di Dinas Kesehatan Kota Manado," ucap Dirut.(fis)

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved