News
PENDAFTARAN Poltekip dan Poltekim Dibuka 8 Juni, Ini Contoh Surat Lamaran Calon Taruna Kemenkumham
Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mulai membuka pendaftaran dua sekolah kedinasan yang bernaung di bawahnya.
Dalam surat itu, memuat informasi terkait nama, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, pendidikan, dan alamat domisili.
Selain itu, ada rincian dokumen yang wajib dilampirkan sebagai syarat pendaftaran.
Surat Lamaran tersebut lantas ditandatangani di atas materai senilai Rp 6 ribu.
Berikut contoh Surat Lamaran CATAR Kemenkumham 2020:
Tempat, …………….2020
Yth. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI
Di –
Jakarta
Dengan Hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : ......................................
Tempat/Tanggal Lahir: ......................................
Jenis kelamin : ......................................
Pendidikan : ......................................
Alamat Domisili : ......................................
Dengan ini menyampaikan surat lamaran agar dapat diangkat sebagai Taruna/Taruni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP) / Politeknik Imigrasi (POLTEKIM) *) Sekolah Kedinasan Kementerian Hukum dan HAM Tahun 2020. Bersama ini saya lampirkan softcopy berkas lamaran asli/scan warna sebagai berikut:
1. Kartu Tanda Penduduk yang telah elektronik (KTP) (asli)
2. Ijasah SLTA sederajat (asli) / Surat Keterangan Lulus (asli)
3. Akta Kelahiran (asli) / Surat Keterangan Lahir (asli) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (bukan dari bidan atau puskesmas)
4. Surat Keterangan Belum Pernah Menikah yang ditandatangani oleh Lurah (asli)
5. Surat Pernyataan 6 Poin bermaterai Rp. 6.000,- (asli)
6. Pas Photo berukuran 3x4 berlatar belakang warna Merah/Biru *)
7. Surat keterangan asli dari Kelurahan/Kepala Desa/Kepala Suku yang menerangkan bahwa pelamar asli dari Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (Bapak dan/Ibu) asli dari Papua/Papua Barat **)
Demikian surat lamaran ini dibuat. Adapun seluruh dokumen yang saya berikan adalah benar dan telah diunggah melalui portal https://dikdin.bkn.go.id. Apabila di kemudian hari ditemukan data/dokumen/keterangan yang tidak benar, maka saya menerima keputusan panitia untuk menggugurkan saya sebagai pelamar/peserta atau membatalkan/menggugurkan kelulusan saya sebagai Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Kementerian Hukum dan HAM Tahun Anggaran 2020. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Hormat Saya,