Panji Yosua
James Karinda: Panji Yosua Dilarang Ikut Demo 8 Juni
Menyikapi rencana sejumlah Ormas Adat yang akan menggelar aksi damai menuntut aparat kepolisian untuk segera memproses
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Menyikapi rencana sejumlah Ormas Adat yang akan menggelar aksi damai menuntut aparat kepolisian untuk segera memproses pelaku pengrusakan di Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado, Panglima Panji Yosua James Karinda SH MH menghimbau agar segenap Pengurus dan Anggota Panji Yosua untuk tidak terlibat.
Menurutnya persoalan pengrusakan di RS Pancaran Kasih bukan masalah SARA tetapi murni kriminal dan saat ini sementara ditangani oleh aparat Kepolisian.
"Saya mengimbau agar tidak ada keterlibatan Panji Yosua dalam aksi 8 Juni 2020, karena panji Yosua dihadirkan untuk membawa misi gereja di atas Dunia, dengan berdasarkan pada kasih persaudaraan, sehingga untuk aksi ini jangan menggunakan atribut Panji Yosua,"kata Panglima Panji Yosua Sinode GMIM James Karinda.
• 2 Penumpang Pesawat Positif Covid-19 Setelah Mendarat, Padahal Rapid Test di Jakarta Non Reaktif
Dalam misi pelayanan di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Panji Yosua GMIM taat pada imbauan PGI dan BPMS GMIM yang melarang untuk melaksanakan aktivitas berkumpul yang melibatkan banyak orang, sehingga dalam kaitan aksi hari ini, Anggota Panji Yosua tidak diperkenankan terlibat.
" Panji Yosua diimbau untuk menggalakan kerja positif membantu warga yang terdampak Covid-19, dengan mengaktifkan kelompok, Pertanian, Nelayan dan aksi sosial yang membantu pelayanan misi Gereja," kata Karinda.
Sebagaimana informasi, rencananya Senin 8 Juni 2020 jam 12.00 akan ada pengerahan masa dari sejumlah organisasi adat yang berharap agar aparat kepolisian segera menangkap dan memproses sejumlah oknum yang melakukan pengrusakan fasilitas kesehatan di Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado oleh.
• Warga Yang Hendak ke Desa Watutumou III Wajib Melapor