Update Virus Corona Bolmut
32 Tenaga Kesehatan Kontak Erat Risiko Tinggi di Bolmut Jalani Isolasi Mandiri 14 Hari
Sekira 32 tenaga kesehatan di Puskesmas Buko, Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), dilakukan pengambilan Swab
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Sekira 32 tenaga kesehatan di Puskesmas Buko, Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), dilakukan pengambilan Swab, Senin(8/6/2020).
Hal ini menyusul adanya satu orang tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif covid-19 di Puskesmas Buko. Sebelumnya, beberapa dari sejumlah tenaga medis tersebut menunjukan hasil reaktif ketika diambil rapid tes belum lama ini.
Kepala Dinas Kesehatan Bolmut, dr Jusnan C Mokoginta MARS mengatakan para tenaga kesehatan tersebut akan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari kedepan.
"Semua Nakes di isolasi selama 14 hari ke depan secara ketat. Jangan dulu kemana-mana," kata Mokoginta kepada Tribun Manado belum lama ini.
• BREAKING NEWS: Remaja 15 Tahun di Desa Ikhwan Positif Covid-19
Langkah ini diambil oleh Dinas Kesehatan Bolmut demi mencegah dan mengantisipasi penularan covid-19 kepada tenaga kesehatan yang lain juga dilingkungan Puskesmas Buko.
"Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19, tujuannya supaya Nakes yang bertugas di fasilitas kesehatan tersebut bisa aman, karena tenaga kesehatan merupakan orang pertama yang harus dilindungi," terang Kadis Kesehatan.
Senada, Kepala Seksi Surveilens Fitria Stion mengatakan ada 32 tenaga kesehatan yang dilakukan pengambilan Swab dan tinggal menunggu hasil beberapa waktu kedepan.
"Sampai dengan saat ini sudah 27 orang yang diambil Swab, mereka ini merupakan Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) terhadap pasien positif tersebut," jelas Fitria kepada Tribun Manado.
• Tim Relawan Tetty Paruntu Galang Dukungan Milenial dari Medsos
Sementara itu, Kepala Puskesmas Buko Zulkifli Masuara mengatakan untuk pelayanan kesehatan di Puskesmas Buko sendiri ditutup sementara dan pelayanan kesehatan dialihkan ke Puskesmas Tuntung.
"Jadi hingga tanggal 18 Juni 2020 Puskesmas Buko ditutup atau belum melakukan pelayanan persalinan, poli, UGD, dan rawat inap dikarenakan sebagian petugas medis harus melaksanakan isolasi mandiri dirumah masing-masing," jelas Zulkifli.
"Hal ini juga sudah disampaikan kepada Sangadi setempat untuk menginformasikan kepada masyarakat," kunci Zulkifli. (Mjr).
• Kajati Sulut Melantik Lima Pejabat Baru, di Antaranya Wakajati