Torang Kanal
Gadis Cantik Ini Ingat Gagasan Bung Karno
Bulan Juni di kenang sebagai bulan Bung Karno. Bung Karno atau Ir Soekarno adalah Presiden pertama Republik Indonesia
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bulan Juni di kenang sebagai bulan Bung Karno. Bung Karno atau Ir Soekarno adalah Presiden pertama Republik Indonesia serta pahlawan proklamasi, Sukarno, yang dulu disebut Bung Karno.
Lahir di Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901 dan meninggal pada tanggal 21 Juni 1970 di Jakarta. Ketika ia lahir, Soekarno diberi nama Koesno Soekarno. Ayahnya bernama Raden Soekemi Soekarno dan ibunya bernama Ida Ayu Nyoman Rai.
Bulan Bung Karno bagi Inggreyit Christyani Kumentas Ketua Bidang Pergerakan Sarinah DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), selalu terpatrih dalam ingatan dan pikiran akan gagasan atau ide dari presiden pertama RI Soekarno (Bung Karno) berupa untuk mengajak kita bergotong royong sebagai intisari dari Pancasila di tengah upaya melawan pandemi Covid-19.
"Memamg Gagasan Bung Karno itu dicetuskan pada tanggal 1 Juni 1945. Dengan situasi ini masih relevan sebagaimana upaya serta semangat bergotong royong kita dalam menghadapi Covid-19," kata Ingrid sapaanya, Minggu (7/6/2020).
• Vicky Lumentut: Jangan Sembarang Mengeluarkan Pernyataan Tanpa Didukung Data dan Fakta
Pada bulan Juni dikenal sebagai Bulan Bung Karno sehingga kita sebagai kader GMNI yang founding Father atau putra sang fajar Bung Karno mengajak publik untuk kembali mengenang jasa, pemikiran, serta semangatnya Presiden Soekarno yang merupakan Bapak Bangsa Indonesia.
Pancasila yang di satukan menjadi Ekasila yang artinya gotong royong. Mari Kita bergotong royong untuk melewati pandemi Covid-19.
Kenapa pada bulan Juni diperingati sebagai Bulan Bung Karno? karena pada bulan ini penuh dengan peristiwa yang bersejarah ada kaitan dengan Bung Karno.
Pada tanggal 1 Juni 1945, di depan sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), Bung Karno untuk kali pertama menyampaikan gagasannya tentang lima (5) sila dasar negara yang dinamakan Pancasila.
• Ini Cara Polisi, Pertahankan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19
Pada hari bersejarah lainnya adalah 6 Juni 1901, ketika Bung Karno lahir di Surabaya ketika fajar mulai menyingsing .
Selanjutnya, pada tanggal 21 Juni 1970, Bung Karno wafat di Jakarta, kemudian dimakamkan di Kota Blitar.
"Sejak kecil, oleh sang Ibunda, Bung Karno sudah diyakini akan menjadi pemimpin besar bagi rakyatnya dan dia selalu di ajarkan tentang cinta sesama rakyat jelata yang di ajarkan oleh Pengasuh Bung Karno dari kecil yaitu Mboh Sarinah," jelas dara cantik yang menjabat ketua DPC GMNI Kota BItung.
Untuk itu, lanjutnya DPP GMNI menggelar kegiatan berbasis virtual festival soekarno kerjasama dengan DPC GMNI Blitar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno.(crz)
• Ini Cara Polisi, Pertahankan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/inggreyit-christyani-kumentas.jpg)