Gosip Artis
Ingat dengan Artis Berdarah Bugis Dinikahi Pangeran Kelantan Kemudian Diculik? Ini Kabar Terbarunya
Yuk simak potret terbaru dan ragam sudut di rumah Manohara, Dilansir dari TribunJambi melalui Instagram Manohara.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingatkah kalian dengan artis Indonesia berdarah bugis yang dinikahi Pangeran Kelantan beberapa tahun lalu yang kemudian dikabarkan diculik suaminya?
Ya artis yang dimaksud adalah Manohara Odelia Pinot.
Dikutip dari WIkipediA, nama Manohara mencuat di berbagai media massa Indonesia dan Malaysia pada pertengahan bulan April 2009, karena konflik yang terjadi dengan suaminya, Tengku Muhammad Fakhry Petra, putera ke-3 Sultan Kelantan, Malaysia.
Setelah kasus dengan putra ketiga Sultan Kelantan tersebut Manohara menjadi public figure Tanah Air.
Manohara bertemu dengan Tengku Fakhry di Perancis pada bulan Desember 2006, saat jamuan makan malam oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia.
• POTRET Terbaru Miyabi, Perempuan Cantik yang Punya Nama Asli Maria Ozawa Itu Kini Terlihat Gemuk
Terjalin hubungan di antara keduanya, dan pada 26 Agustus 2008 Manohara dan Tengku Fakhry menikah di Malaysia.
Setelah menikah, Manohara mendapat gelar Cik Puan Temenggong dan menjadi anggota dari keluarga kerajaan Kelantan.
Dua bulan kemudian, Manohara memutuskan kembali ke Jakarta dan tidak mau kembali ke Malaysia. Ia dikabarkan mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari suaminya. Ia juga meminta sang suami memenuhi janjinya menggelar pesta pernikahan di Jakarta.
Tengku Fakhry kemudian menjemput Manohara, membelikan mobil sebagai hadiah ulang tahun, serta mengajak Manohara beserta keluarganya untuk umrah bersama.
Ketika selesai umrah pada 9 Maret 2009, Tengku Fakhry segera membawa istrinya kembali ke Malaysia, namun tidak membawa serta keluarga Manohara.
• Ariel NOAH Pajang Foto Ibunda, Netizen Ramai Sebut Mama Eks Luna Maya Itu Wajahnya Mirip Mantan
Ibu Manohara, Daisy Fajarina, kemudian menyatakan bahwa ia mengalami pencekalan ketika akan mengunjungi putrinya di Malaysia.
Daisy lalu meminta bantuan Pemerintah Indonesia dan Komnas HAM untuk mengatasi masalah tersebut.
Kasus ini semakin mendapatkan perhatian setelah Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak mengelak pertanyaan wartawan mengenai tuduhan penculikan Manohara oleh seorang pangeran Malaysia, saat ia bertemu Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta pada 23 April 2009.
Pemerintah Indonesia melalui pejabat Kedutaan Indonesia di Kuala Lumpur selanjutnya meminta penjelasan dari Pemerintah Malaysia mengenai dugaan pencekalan tersebut.
Pada hari Minggu 31 Mei 2009, Manohara tiba kembali di Indonesia bersama dengan ibunya dari Singapura.[8] Melalui konferensi pers, Manohara menyatakan bahwa ketika ia bersama keluarga Kerajaan Kelantan sedang berada di Singapura untuk menjenguk Sultan Kelantan yang tengah berobat di Singapura, ia berhasil lolos dari penjagaan pengawal Kesultanan Kelantan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/manohara_20170911_081437.jpg)