Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Minahasa

Pemkab Minahasa Bakal Memilih Desa Sebagai Percontohan Penanganan Covid-19 di Minahasa

Dalam waktu dekat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa akan mencoba menetapkan desa dan kelurahan mantap Covid-19

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Andreas Ruaw
Pemilihan Desa Mantap Covid-19 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Dalam waktu dekat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa akan mencoba menetapkan desa dan kelurahan mantap Covid-19.

Hal itu diungkapkan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Minahasa, Dr Denny Mangala MSi saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2020).

Dikatakan Mangala, nantinya setiap kecamatan harus menentukan satu desa atau kelurahan. Yang nantinya akan dijakan pilot project untuk desa atau kelurahan mantap Covid-19.

"Desa atau kelurahan mantap Covid-19 ini, protokol kesehatan baik dalam hal pemakaman, orang yang masuk keluar dan beraktifitas di desa dan kelurahan, itu dipastikan seluruhnya menggunakan protokol kesehatan," kata Mangala.

Keluarga Tak Terima Dimakamkan Sesuai Protap Covid-19, Bersikeras Buka Peti Jenazah, Ini Kata Wabup

Sehingga nantinya, lanjut dia, dari 25 kecamatan yang ada di Kabupaten Minahasa, memiliki pilot project untuk desa atau kelurahan mantap Covid-19.

"Siapa yang terpilih nanti, akan menjadi percontohan untuk desa ataupun kelurahan di Kabupaten Mianahasa," pungkas Mangala.

Sebelumnya beberapa Desa di Kabupaten Minahasa telah menerapkan status siaga Covid-19. Salah satunya Pemerintah Desa Tincep, Kecamatan Sonder, yang memperketat penjagaan dan pengawasan pada portal masuk desa. Hal ini disampaikan Hukum Tua Desa Tincep Romy Dapu.

"Dengan peningkatan kasus Covid-19 ini kita harus lebih waspada. Maka dari itu untuk akses masuk semua warga maupun pendatang akan lebih diperketat lagi pengawasannya. Untuk penjagaan dan pengawasan kita rencanakan 1x24 jam setiap hari," terang Dapu.

Fadli Bagikan Masker Untuk Anggota Satreskrim Kotamobagu

Dirinya mengatakan, hal ini mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat setempat.

"Masyarakat sangat mendukung, bahkan ada yang dengan kerelaan hati membantu melalui penyediaan makanan dan minuman bagi para relawan atau perangkat yang bertugas jaga. Ada yang bawa kopi, pisang goreng dan sebagainya," tambahnya.

Ia melanjutkan, untuk pintu masuk sudah pasti dilengkapi dengan tong air dan sabun cuci tangan.

Selain itu Dapu juga mengimbau agar masyarakat atau pendatang untuk tetap menaati anjuran pemerintah.

"Untuk semua masyarakat dan bahkan pendatang, mari kita tetap bekerja sama dengan pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini. Rajin cuci tangan, jaga jarak dan selalu pakai masker ke manapun.
Dan terima kasih untuk semua dukungan dari masyarakat pada semua program pemerintah mulai dari desa, kabupaten hingga pusat," tandasnya.

Ia pun berharap semoga pandemi ini segera berakhir dan kita bisa beraktivitas normal seperti biasanya.

Dampak Buruk Bagi Kesehatan Saat Tidur di Lantai, Apa Saja Itu? Ini Tipsnya

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved