Berita Bolmut
Harga Bawang Merah Kembali Naik di Pasar Boroko
Harga bawang merah di Pasar Rakyat Boroko kembali melonjak, Selasa (2/6/2020).
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Harga bawang merah di Pasar Rakyat Boroko kembali melonjak, Selasa (2/6/2020).
Dari pantauan Tribun Manado terhadap sejumlah bahan pokok, untuk harga bawang merah mencapai Rp 80 ribu per kilogram.
Sejumlah pedagang di Pasar Boroko mengaku untuk harga bawang naik mencapai Rp 40 dari harga normal.
"Iya, harga bawang merah saat ini naik, yang sebelumnya Rp 40 ribu per kilogram kini tembus sampai Rp 80 ribu per kilogram," ungkap Yuli salah satu pedagang disitu.
Kenaikan harga bawang ini salah satunya di picu karena kelangkaan distribusi yang biasanya dikirim dari Makasar dan Gorontalo, yang saat ini diberlakukan PSBB.
• BREAKING NEWS Covid-19 di Sulawesi Utara 2 Juni, Bertambah 15 Total Ada 354 Kasus
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bolmut Leida Pontoh melalui Kepala Bidang Perdagangan Lastrie Ponongoa mengatakan dari data yang ada di Disperindag Bolmut harga bawang merah memang naik hingga Rp 80 ribu per kilogram.
"Ya, ini disebabkan karena masalah distribusi dari Makasar, mereka tertahan di Gorontalo karena pemberlakukan PSBB maka ada keterlambatan supply," ungkap Lastrie kepada Tribun Manado.
Untuk mengantisipasi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok tersebut pihaknya akan melakukan monitoring harga Bapok. Namun dirinya memastikan ketersediaan Bapok di Bolmut masih aman.
"Untuk itu kita lakukan monitoring terus menerus, sekaligus melakukan update data semua kebutuhan pokok di semua pasar yang ada, apalagi ditengah situasi pandemi covid-19 saat ini," tutup Lastrie. (Mjr)
• Penghapusan PPN Bisa Mendorong Harga Cengkih Lebih Baik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/harga-bawang-merah-di-pasar-rakyat-boroko-kembali-melonjak.jpg)