Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kematian George Floyd

Ternyata George Floyd dan Derek Chauvin Rekan Kerja di Kelab Malam, Pemilik: Mereka Bekerja Bersama

Tak terduga, ternyata George Floyd dan polisi yang menindih lehernya hingga meninggal, Derek Chauvin, sempat bekerja di satu klub malam yang sama.

Editor: Frandi Piring
Kolase FotoTribunManad/Daily Mail
Klub El Nuevo Rodeo di Minneapolis, AS. Tempat Derek Chauvin dan George Floyd bekerja dulu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Fakta terungkap mengenai George Floyd, pria yang tewas diinjak seorang polisi bernama Derek Chauvin di Minneapolis, AS, Senin (25/05/20) lalu.

Tak terduga, ternyata George Floyd dan polisi yang menindih lehernya hingga meninggal, Derek Chauvin, sempat bekerja di satu klub malam yang sama.

Kelab malam yang dimaksud adalah El Nuevo Rodeo yang berada di sudut Minneapolis, AS.

Mantan pemilik klub malam itu, Maya Santamaria, mengatakan Floyd dan Chauvin bekerja menjadi satpam di klub.

Meski keduanya di bidang yang sama, namun Chauvin kebanyakan berjaga di luar sebagai perwira yang sedang tidak bertugas.

Sedangkan Floyd lebih banyak berjaga di dalam ruangan.

Sehingga Santamaria tidak yakin keduanya saling kenal atau bahkan akrab.

Klub El Nuevo Rodeo di Minneapolis, AS. Tempat Derek Chauvin dan George Floyd bekerja dulu.
Klub El Nuevo Rodeo di Minneapolis, AS. Tempat Derek Chauvin dan George Floyd bekerja dulu. (Daily Mail)

"Chauvin adalah polisi yang bekerja di luar tugas dinasnya selama hampir 17 tahun kami buka (klub)," kata Santamaria kepada KSTP.

"Mereka bekerja bersama pada saat yang sama, hanya saja Chauvin bekerja di luar dan penjaga keamanan ada di dalam," tambahnya.

Selain itu, Santamaria menilai Chauvin mudah tersulut emosi dan berlebihan menanggapi sesuatu.

"Dia kadang mudah marah dan tampak tegang," ungkapnya.

"Ketika ada perkelahian, dia menggunakan alat pukul dan semprotan lada kepada semua orang meski hal itu menurut saya tidak diperlukan," kata Santamaria, dikutip dari Daily Mail.

Santamaria berandai bila saja Chauvin ketika itu menyadari pria yang ditindihnya adalah mantan rekan kerjanya dahulu, mungkin saja George Floyd tidak akan meninggal ditangannya.

"Hei, kawan, kau dan aku bekerja bersama di tempat Maya. Ingat saya?" Santamaria berandai.

George Floyd

The Rock Sindir Polisi Derek Chauvin yang Bunuh George Floyd: Hatiku Hancur, Lututmu di Lehernya

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved