News
Tolak Tawaran Trump untuk Jadi Penengah, India Selesaikan Situasi Secara Damai Dengan China
Perbatasan India dan China beberapa waktu ke belakang ini tengah memanas. Presiden Amerika Serikat Donald Trump sendiri menawarkan bantuan
TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa waktu yang lalu India sempat memanas dengan militer China.
Terkait hal tersebut Presiden AS Donald Trump menawarkan untuk menjadi penengah dari memanasnya India dan China diperbatasan
Namun, Kabarnya dari pihak India menolak karena diketahui pihaknya sudah menyelesaikan situasi tersebut secara damai.
• Usai Polisikan Penyebar Video Syur Mirip Dirinya, Kini Syahrini Siap-siap Penjarakan Ayah Angkatnya
• AS Kembali Tantang Tiongkok dengan Kapal Perang yang Disenjatai Rudal di Laut China Selatan
• Diputuskan Pacar, Mahasiswa Ini Kesal Hingga Sebarkan Foto Syur Mantan Kekasihnya

Perbatasan India dan China beberapa waktu ke belakang ini tengah memanas.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sendiri menawarkan bantuan untuk jadi penengah.
Namun dilansir dari South China Morning Post, sejumlah sumber di New Delhi menyebut pemerintah India secara resmi menolak tawaran Trump ini.
Sumber-sumber di India menyebut tidak akan ada eskalasi konflik dalam jangka pendek.
Di mana pasukan telah terkunci dalam pertikaian selama lebih dari tiga minggu di berbagai bagian di Ladakh.
Di wilayah ini, India berbatasan dengan China dan Pakistan.
Sebelumnya Trump mencuit bahwa ia siap, bersedia dan mampu untuk menengahi apa yang disebutnya sebagai sengketa perbatasan yang sekarang sedang memanas.
Namun dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Kamis, Kementerian Luar Negeri India menolak tawaran tersebut.
India mengatakan bahwa pihaknya telah terlibat dengan China untuk menyelesaikan secara situasi ini damai.
"Kedua pihak telah membentuk mekanisme baik di tingkat militer dan diplomatik untuk menyelesaikan situasi yang mungkin timbul di daerah perbatasan secara damai melalui dialog dan terus tetap terlibat melalui saluran-saluran ini," katanya.
"Pasukan India mengambil pendekatan yang sangat bertanggung jawab terhadap manajemen perbatasan dan secara ketat mengikuti prosedur yang ditetapkan dalam berbagai perjanjian dan protokol bilateral dengan China untuk menyelesaikan masalah apa pun yang mungkin timbul," katanya.

Tanggapan resmi oleh India datang di tengah kewaspadaan luas atas intervensi pemimpin Amerika.