Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gosip Artis

Komentari Istilah 'New Normal' Atiqah Hasiholan Tuai Kontroversi, Tepis Menganut Konspirasi

Pendapat Atiqah Hasiholan dibanjiri komentar dari warganet. Tak sedikit yang berasumsi ibu satu anak ini sedang melontarkan kritik ke pemerintah.

Instagram/atiqahhasiholan
Atiqah Hasiholan 

Indikator Kesiapan Suatu Daerah untuk Menerapkan New Normal Terkait Covid-19

Pemerintah mulai menyiapkan skenario new normal atau kenormalan baru.

Skenario ini diterapkan untuk kembali menjalankan roda perekonomian yang sempat terhenti karena pandemi virus corona.

Meski demikian, ada beberapa indikator untuk suatu daerah menerapkan new normal atau kenormalan baru.

Salah satu aspek yang perlu diukur olehdaerah untuk menerapkan aktivitas sosial ekonomi pada kenormalan baru adalah surveilans kesehatan masyarakat.

Salah satu indikator yang menunjukkan baiknya surveilans kesehatan masyarakat yaitu pemeriksaan jumlah spesimen Covid-19 yang meningkat dan diikuti dengan berkurangya kasus positif Covid-19.

Ilustrasi penerapan protokol new normal di sektor jasa dan perdagangan
Ilustrasi penerapan protokol new normal di sektor jasa dan perdagangan (Asia City Media Group)

"Giliran kenaikan pemeriksaannya naik, yang positifnya harus kecil, di bawah lima persen,” ujar Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers BNPB, Selasa (26/5/2020), seperti dilansir dari Kompas.com.

Aspek berikutnya yaitu terkait pelayanan kesehatan, indikatornya adalah jumlah ketersediaan tempat tidur untuk pasien baru di rumah saki, alat pelindung diri bagi tenaga medis, dan ventilator.

Meski demikia, Wiku mengakui pihaknya masih terkendala perolehan data untuk mengukur indikator terkait pelayanan kesehatan.

"Ini datanya memang belum terkumpul dengan baik, tapi dengan partisipasi pemerintah daerah dengan baik, kita akan dapat datanya," kata dia.

Aspek lainnya yang perlu diperhatikan dan menjadi indikator adalah gambaran epidemiologi pada suatu daera.

Salah satu indikatornya adalah jika kasus positif Covid-19 turun 50 persen selama dua pekan berturut-turut.

"Indikator epidemiologi, kita harus lihat penurunan jumlah kasus positif selama dua minggu sejak puncak terakhir," kata dia.

"Setiap daerah pasti gambarannya beda, (kondisi) bagus apabila selama dua minggu sejak puncak terakhir penurunannya 50 persen," kata di

Rencananya, pemerintah akan menerapkan kenormalan baru atau new normal dalam 5 fase.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved