Berita Minsel

Diskusi Virtual Sejarah Minsel, Perjuangan Jadikan Minsel Daerah Otonom Sudah Ada Sejak 1950-an

Diskusi virtual penelusuran sejarah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang diprakasai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Minsel sukses digelar

Istimewa
Diskusi Virtual Sejarah Kabupaten Minsel 

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG - Diskusi virtual penelusuran sejarah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang diprakasai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Minsel sukses digelar, Rabu (27/5/2020).

Diskusi yang menghadirkan akademisi Sulawesi Utara (Sulut) sekaligus pelaku sejarah pemekaran Minsel Dr Ferry Liando bersama kurang lebih 20 tokoh masyarakat Minsel mengungkap beberapa fakta penting dibalik lahirnya Minsel dari 'rahim' Kabupaten Minahasa.

Ternyata, perjuangan Minsel bukan dimulai di awal tahun 2000-an tapi sudah ada di awal-awal kemerdekaan Republik Indoenesia sekitar tahun 1950. Tapi keinginan para tokoh Minsel kala itu belum terlaksana lantaran 'tou' Minahasa masih teguh memegang prinsip 'Minahasa Raya' seperti keinginan para dotu-dotu.

Niat ini kembali muncul pasca-reformasi pada awal tahun 2000. Namun perjuangan Minsel untuk menjadi daerah otonom baru tak semulus yang dibayangkan.

Eman Resmikan Rumah Singgah Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon

Perlu dana dan kerja ekstra untuk menuai hasil. Apalagi saat itu pemerintah daerah Minahasa tak ingin Minsel lepas sebagai wilayahnya.

Belum lagi pada awal-awal perjuangan ini ada dua kelompok. Kelompok pertama ingin berjuang menjadikan Amurang Raya menjadi kota dan kelompok kedua ingin Minsel (termasuk Amurang Raya) menjadi kabupaten.

Pemikiran yang berseberangan ini pada akhirnya bisa menyatu. Mereka sepakat memperjuangkan Minsel menjadi kabupaten baru.

Masih dalam diskusi virtual tersebut, untuk mencapai 'goal', ada tiga kelompok pejuang yang terbentuk secara alami. Pertama pejuang lapangan yang terdiri dari aktivis yang bertugas menggalang demonstrasi.

Kedua pejuang penghubung dan propaganda. Ketiga pejuang elit, mereka inilah yang disebut para pemikir Minsel yang melobi dari tingkat daerah hingga pusat (pemerintah dan DPR RI) yang terdiri dari tokoh politik, akademisi, anggota dewan dan pengusaha.

Jumlah Korban Meninggal Akibat Covid-19 di Sulut Terus Bertambah, Hari Ini Jadi 34 Kasus

Aswin Lumintang salah satu pelaku sejarah yang hadir dalam diskusi mengatakan saat itu Mendagri Hari Sabarno menolak pemekaran Minsel. Gubernur Sulut AJ Sondakh pun tetap berupaya supaya Minsel dimekarkan.

Maka lobi dilakukan kepada pihak DPR RI melalui Ketua Komisi II Teras Narang dan anggota DPR RI asal Sulut Bernie Tamara. 'Tok' akhirnya Minsel ditetapkan menjadi daerah otonom baru melalui Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2003.

Minsel lahir pada tanggal 27 Januari 2003 berbarengan dengan Kota Tomohon yang lepas dari Kabupaten Minahasa.

"Terus terang banyak dukanya jika menenggok lagi sejarah Minsel. Tapi itu semua bisa terbayarkan dengan apa yang dicapai hingga saat ini," kata dia.

Ketua PWI Minsel Douglas Panit berharap dengan adanya diskusi virtual ini semakin memperjelas sejarah perjuangan Minsel. "Terlebih bagi generasi-generasi muda Minsel supaya tahu sejarah Minsel," kata dia.

Connie Maria Mamahit Berpulang, Ini Kenangan Anak Angkatnya Ezra Kornella Kandou

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved