Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Begini Alasan Trump Tak Lagi Konsumsi Obat Malaria

Penuh kontroversi. Presiden AS Donald Trump mengaku dia tak lagi mengonsumsi obat malaria, hidroksiklorokuin

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
(AFP/JIM WATSON)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pendahulunya, Barack Obama, saat bertemu dan membicarakan mengenai transisi pemerintahan pasca-kemenangan Trump di Gedung Putih, pada 10 November 2016. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, WASHINGTON - Penuh kontroversi. Presiden AS Donald Trump mengaku dia tak lagi mengonsumsi obat malaria, hidroksiklorokuin, untuk melawan virus corona. Sebelumnya, presiden dari Partai Republik itu sudah mengonsumsi obat itu selama beberapa pekan sebagai obat mencegah patogen mematikan itu.

Olly Puji Muslim Sulut Cegah Virus Corona: Sehan Jaga Jarak Salami Tamu

"Selesai, saya sudah selesai," kata Trump dalam wawancara dengan Full Measure with Sharyl Attkisson yang disiarkan Minggu 924/5/2020).

"Omong-omong, saya masih di sini. Untuk lebih jelasnya, saya masih bertahan," tegas presiden 73 tahun itu seperti dikutip New York Post. Pada Seni pekan lalu (18/5/2020), sang presiden mengungkapkan dia meminum obat malaria hidroksiklorokuin "beberapa pekan terakhir". Dia menuturkan, menerima surat maupun telepon dari dokter yang menyatakan bahwa obat itu mempunyai manfaat dalam melawan virus corona.

Karena itu, setelah mendapat lampu hijau dari dokter Gedung Putih, taipan real estate tersebut mulai mengonsumsinya sebelum menyatakan berhenti. Dalam wawancara, presiden ke-45 AS itu menyatakan dia sudah mendapatkan banyak referensi positif mengenai hidroksiklorokuin.

"Jika tidak bagus, saya akan segera mengatakannya. Kenyataannya saya tak apa-apa. Obat ini sudah 40 tahun beredar untuk malaria, lupus, dan banyak lagi," kata dia. Namun, Badan Obat dan Pangan AS (FDA) memperingatkan, menggunakan obat itu di luar uji klinis atau rumah sakit bisa memberi masalah kesehatan.

Covid-19 di Sulut Tembus 239 Kasus: Angka Kematian Naik

Studi yang dirilis di jurnal medis The Lancet Jumat (22/5/2020) menyatakan, pasien Covid-19 bisa mendatangkan penyakit serius. Penyakit yang timbul adalah gangguan ritme jantung (arrhythmia) jika ditangani menggunakan hidroksiklorokuin secara serampangan.

Dianggap "Hotspot" Baru Virus Corona

AS dilaporkan melarang adanya pengunjung dari Brasil, yang disebut sebagai hotspot (kawasan terdampak) baru virus corona. Dalam keterangan Sekretaris Pers Gedung Putih Kayleigh McEnany, warga asing yang sempat berada di Negeri "Samba" selama 14 hari tak boleh datang. 

McEnany menjelaskan, kebijakan larangan yang dikeluarkan Presiden Donald Trump itu tidak akan memengaruhi perdagangan dua negara. "Aksi pada saat ini dimaksudkan untuk memastikan warga asing yang berada di Brasil tidak menjadi sumber penularan baru di sini," jelas McEnany.

Dengan lebih dari 360.000 kasus infeksi, Negeri "Samba" berada di urutan kedua setelah AS sebagai negara yang paling terdampak virus corona. Presiden Jair Bolsonaro dikenal sebagai sekutu Trump. Dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos, dia dijuluki sebagai "Trump dari negeri tropis". Dan, seperti Presiden AS itu, Bolsonaro sering meremehkan patogen yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China, pada Desember 2019 itu.

Manado Dapat 48.301 Paket Sembako: Pemprov Salurkan 151.232 Paket

Dia menyebut Covid-19 sebagai "flu ringan", dan mengeluhkan langkah pencegahan seperti berdiam di rumah hanya akan mencederai ekonomi negara. Dalam keterangannya, Kementerian Luar Negeri Brasil menyebut langkah yang digulirkan Washington adalah prosedur standar pencegahan wabah.

"Keputusan ini sama seperti kebijakan sebelumnya yang melarang kedatangan dari negara terdampak Covid-19, seperti China, Iran, Inggris, maupun Uni Eropa," ulas kementerian. Adapun Brasilia sudah melarang warga negara lain untuk datang karena mewabahnya virus corona, dikutip AFP Senin (25/5/2020). (kps)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved