Jumat, 15 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Covid-19 di Sulut Tembus 239 Kasus: Angka Kematian Naik

Orang positif terpapar Coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Sulawesi Utara melonjak. Senin (25/5/2020)

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Tribun Manado/ Don Ray Papuling
Jubir Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Orang positif terpapar Coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Sulawesi Utara melonjak. Senin (25/5/2020), Sulut ketambaham sembilan kasus positif Covid-19, sehingga total 239 kasus. Kasus baru itu tersebar di Kota Manado, Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara (lihat grafis).

Heboh, Walikota Tidore Dibawa ke Rumah Sakit dengan Protokol Covid-19: Semangat Pak Wali

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel melalui video conference pada Senin malam mengatakan, hingga ada 239 orang yang terkonfirmasi positif, 35 telah dinyatakan sembuh, 22 meninggal dunia dan 182 di antaranya sementara dirawat.

Dari data Satgas Covid-19, jumlah orang meninggal akibat Covid-19 mengalami peningkatan. Pada Senin kemarin, ketambahan empat orang meninggal, sehingga secara akumulatif mencapai 22 orang meninggal lantaran virus ini.

Kata Dandel, keempat orang yang meninggal, yakni pasien 233, perempuan usia 87 tahun asal Manado. Diketahui merupakan pasien dalam pengawasan namun telah meninggal pada 22 Mei dengan penyakit penyerta pneumonia.

"Kemudian pasien 234 laki-laki usia 61 tahun asal Manado. Diketahui merupakan pasien dalam pengawasan namun telah meninggal pada 22 Mei dengan penyakit penyerta hipertensi," bebernya.

Kapolda Jabar Akan Beri Sanksi Oknum Polisi Naik Fortuner yang Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker

Serta lanjut, kata Dandel, pasien 235 perempuan usia 38 tahun asal Manado. Pasien dalam pengawasan itu telah meninggal pada 23 Mei dengan penyakit penyerta hipertensi dan diabetes. "Terakhir pasien 239 perempuan usia 60 tahun asal Manado. Pasien dalam pengawasan namun telah meninggal pada 24 Mei dengan penyakit penyerta jantung," ujar dia.

Dandel mengatakan keempat pasien yang dinyatakan meninggal hari ini secara keseluruhan merupakan pasien dalam pengawasan, sehingga pemakamannya dilakukan sesuai protap Covid-19. "Empat pasien ini juga memiliki riwayat penyakit penyerta, namun saat hasil swab keluar, terdeteksi mereka sudah terpapar Covid-19," katanya.

Pengamat sosial yang juga dosen dari Universitas Negeri Manado (Unima), Dr Meike Imbar mengatakan, dalam kehidupan bermasyarakat, kepatuhan atau ketaatan warga terhadap sesuatu aturan, tidak bisa hanya dari kesadaran. “Terkait dengan wabah pandemi Covid-19, diketahui bahwa pemerintah telah mengeluarkan berbagai peraturan terkait dengan pencegahan penularan virus tersebut," kata dia.

Menurut dosen ini, semestinya peraturan pemerintah diikuti dengan pengawalan dari semua pihak terkait, khususnya kepolisian dan Satpol PP di setiap daerah maupun kota. "Pemerintah daerah dalam hal ini kota atau kabupaten harus menjamin bahwa peraturan pemerintah itu dipatuhi warga dengan cara menjaga dengan ketat," jelasnya.

Namun, ungkap Meike, kenyataannya di jalan, pasar tradisional dan supermarket, warga seolah tidak merasakan ada aturan yang mengikat mereka dalam melakukan aktivitas di keramaian.

Potret Kehidupan Penjara Perempuan di Israel, Seakan Terjebak di Dalam Lingkungan Setan

"Hampir tidak terlihat ada semacam sweeping bagi warga yang keluar rumah, beraktivitas di tempat umum tanpa masker. Pasar tradisional juga belum ditata sesuai dengan aturan social distancing," ujarnya. (drp/fis/ang)

KETAMBAHAN 9 KASUS

Pasien 231
Perempuan 58 tahun
Manado

Pasien 232
Perempuan 23 tahun
Minut
PDP

Pasien 233
Perempuan 87 tahun
Manado
PDP meninggal pada 22 Mei (penyakit pneumonia)

Pasien 234
Pria 61 tahun
Manado
PDP meninggal pada 22 Mei (penyakit hipertensi)

Pasien 235
Perempuan 38 tahun
Manado
PDP meninggal pada 23 Mei (penyakit hipertensi)

Pasien 236
Pria 30 tahun
Manado

Pasien 237
Perempuan 58 tahun
Manado

Pasien 238
Perempuan 53 tahun
Minahasa
PDP

Pasien 239
Perempuan 60 tahun
Manado
PDP meninggal pada 24 Mei (penyakit jantung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved