Breaking News:

Ramadan 2020

Konjen AS Surabaya Gelar Serial Char Virtual Ramadan, 'Bincang dengan Muslim AS'

Konsulat Jenderal Amerika Serikat (Konjen AS) di Surabaya meluncurkan Bincang dengan Muslim AS pada 9 Mei 2020.

Istimewa
Konjen AS di Surabaya menggelar rangkaian obrolan virtuap Bincang dengan Muslim AS selama Bulan Ramadan. 

Muslim melayani dalam militer, pemerintah, adalah dokter dan pengacara, artis dan pengasuh, pengkhotbah, pendidik, dan bahkan atlet Olimpiade. Dia berpikir bahwa Muslim Amerika memiliki banyak hal untuk ditawarkan karena Muslim adalah komunitas agama paling beragam di AS.

Pada 16 Mei, Sabria Kazmi, mahasiswa Muslim Amerika di Universitas Georgetown, berbicara tentang pengalamannya sebagai seorang wanita Muslim yang belajar di bidang Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika.

Dia mengatakan, salah satu komunitas Muslim di universitasnya telah menjadi bagian terbaik dari pengalaman akademiknya. Dia juga mencatat bahwa meskipun dia berasal dari latar belakang yang unik, dia tidak pernah merasa tidak pada tempatnya karena komunitas Muslim di AS sangat beragam seperti negara itu sendiri.

Dia tinggal bersama orang tuanya dan dapat merayakan Ramadan dengan mereka dengan makan kabob panggang, ayam, pakora, dan makanan desi lainnya. Melalui studinya, ia terhubung kembali dengan imannya untuk menghilangkan stres.

Pada 23 Mei, rangkaian chat virtual ini ditutup oleh Meira Neggaz, Direktur Eksekutif, Institut Kebijakan Sosial dan Pemahaman dan membahas topik tentang Muslim Amerika sebagai pahlawan di Garis Depan Covid-19.

Muslim Amerika telah menjadi bagian dari pengembangan AS dari awal dan terus berkontribusi untuk keberhasilan AS dalam setiap aspek kehidupan, terutama sekarang, sebagai pahlawan Amerika di garis depan Covid-19.

Konsul Jenderal AS di Surabaya, Mark McGovern mengatakan, Konjen AS di Surabaya terus terhubung dengan audiensi di seluruh Indonesia melalui program online seperti obrolan virtual dengan seri Muslim Amerika.

Seri ini adalah sebagai platform kreatif bagi Muslim Amerika untuk terhubung dengan audiens Muslim dan non-Muslim di Indonesia dan untuk bersama saat terpisah secara fisik.

"Program ini juga didedikasikan untuk menciptakan ikatan pribadi yang abadi dan memperluas hubungan orang ke orang-orang antara Amerika Serikat dan Indonesia, terutama selama pandemi, ”kata McGovern.

"Program Bincang dengan Muslim AS merayakan banyak hal yang dilakukan oleh Indonesia-AS," tambah dia.

Halaman
123
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved