Idul Fitri 2020

5 Tanda Fisik Anda Alami Kolesterol Tinggi, Mulai Pegal, Kesemutan hingga Pusing, Lakukan Kiat Ini

Kolesterol yang berlimpah dalam dalam aliran darah Anda cendrung diendapkan dalam dinding pembuluh darah koroner.

Editor: Aldi Ponge
Net
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kenali tanda fisik Anda mengalami kolesterol tinggi setelah pesta idul fitri.

Tidak ada yang lebih menentukan risiko seseorang akan mengalami serangan jantung daripada kolesterol.

Kolesterol yang berlimpah dalam dalam aliran darah Anda cendrung diendapkan dalam dinding pembuluh darah koroner.

Kolesterol merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner.

Bersama dengan jaringan fibrous membentuk plak endapan yang mengakibatkan penebalan, penyempitan dinding pembuluh darah dan meningkatkan risiko kemungkinan serangan jantung.

Walaupun demikian, tidak berarti bahwa kolesterol adalah segalanya untuk penyakit jantung.

Dalam jumlah tertentu tubuh memerlukannya untuk menjagah tubuh tetap sehat.

Hanya bila jumlahnya yang berlebihan, kondisi yang dikenal dengan hiperkolesterolemia, akan timbul masalah.

Penurunan kolesterol 1 persen saja dapat mengurangi resiko serangan jantung 2 sampai 3 persen.

 

Mengetahui kadar kolesterol dalam darah penting artinya sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit pembuluh darah dan jantung.

Pemeriksaan biasanya dapat dilakukan dengan tes darah di laboratorium.

Pemeriksaan sederhana dapat menunjukkan angka kolesterol total, sedangkan pemeriksaan yang lebih kompleks dapat menunjukkan informasi tambahan berupa angka high density lipoprotein (HDL), low density lipoprotein (LDL), dan trigliserida.

Pemeriksaan kadar kolesterol sebaiknya dilakukan rutin untuk terus memantau kesehatan secara keseluruhan.

Namun selain melalui pemeriksaan darah, sebenarnya ada tanda-tanda fisik yang dapat dicermati untuk mendeteksi tingginya kadar kolesterol total dalam darah.

Apa saja tanda-tandanya? Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Rumah Sakit Sahid Sahirman dr. Aulia Sani memaparkan beberapa gejala yang perlu diwaspadai.

1. Sering pusing belakang kepala

Pusing di belakang kepala diakibatkan oleh penyumbatan pembuluh darah di sekitar kepala.

Penyumbatan ini terjadi lantaran kolesterol yang mulai membentuk plak di pembuluh darah.

Jika dibiarkan maka pembuluh darah akan pecah dan menyebabkan stroke.

2. Tengkuk dan pundak pegal

Pegal di tengkuk dan pundak merupakan implikasi dari aliran darah yang tidak lancar pada pembuluh darah di daerah tersebut.

Aliran darah yang tidak lancar juga disebabkan adanya penyumbatan pembuluh dari kolesterol.

3. Sering pegal di tangan dan kaki

Pembuluh darah di tangan dan kaki juga dapat tersumbat akibat penumpukan kolesterol.

Pegal di tangan dan kaki akibat penumpukan kolesterol biasanya terjadi terus menerus meskipun tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat.

4. Sering kesemutan di tangan dan kaki

Hampir sama dengan pegal, kesemutan merupakan implikasi dari aliran darah yang tidak lancar di bagian tubuh tertentu.

Kesemutan berhubungan dengan saraf yang tidak mendapat aliran darah.

5. Dada sebelah kiri seperti tertusuk

Dada sebelah kiri berhubungan dengan organ pemompa darah yaitu jantung.

Penyumbatan di pembuluh darah sekitar jantung dapat mengakibatkan rasa nyeri seperti ditusuk. Bahkan rasa nyeri bisa menjalar hingga ke daerah di sekitar leher.

Nyeri dada juga bisa menjadi tanda-tanda dari serangan jantung.

Kiat Memperbaiki Kadar Kolesterol

Kolesterol merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner.

Menurut para Ahli, tidak ada yang lebih menentukan risiko seseorang akan mengalami serangan jantung daripada kolesterol.

Kolesterol yang berlimpah dalam dalam aliran darah Anda cendrung diendapkan dalam dinding pembuluh darah koroner.

Bersama dengan jaringan fibrous membentuk plak endapan yang mengakibatkan penebalan, penyempitan dinding pembuluh darah dan meningkatkan risiko kemungkinan serangan jantung.

Walaupun demikian, tidak berarti bahwa kolesterol adalah segalanya untuk penyakit jantung.

Dalam jumlah tertentu tubuh memerlukannya untuk menjagah tubuh tetap sehat.

Hanya bila jumlahnya yang berlebihan, kondisi yang dikenal dengan hiperkolesterolemia, akan timbul masalah. Penurunan kolesterol 1 persen saja dapat mengurangi resiko serangan jantung 2 sampai 3 persen.

Beberapa tips di bawah ini diharapkan dapat memperbaiki kadar kolesterol Anda :

1. Batasi  lemak jenuh

Lemak jenuh, biasanya mengacu pada lemak yang berasal dari hewan, terutama didapatkan pada kulit unggas, produk susu, daging merah dari sapi, domba, dan babi.

Sebaiknya konsumsi ini dibatasi, karena dapat memacu produksi kolesterol dan meningkatkan total kolesterol dan kolesterol jahat (LDL).

Dengan memilih  diet yang mengandung rendah kolesterol jenuh ini, Anda sebenarnya sudah mengambil salah satu langkah yang bijak untuk memperbaiki kadar kolesterol Anda.

Pada diet mediteranian, konsumsi daging merah ini hanya dianjurkan satu kali dalam satu bulan.

Ternyata diet ini dapat menurunkan angka kematian akibat penyakit kardiovaskuler yang bermakna.

2. Hindari lemak trans (trans fat)

Tran sfat, kemungkinan mempunyai akibat yang lebih berbahaya daripada lemak jenuh karena dapat meningkatkan kadar kolesterol buruk (LDL)  dan menurunkan kolesterol baik (HDL).

Studi juga menunjukkan bahwa trans fat juga dapat meningkatkan risko keganasan. 

Karena itu kurangilah makanan yang banyak mengandung trans fat sperti makanan yang diolah melalui penggorengan.

3. Pertahankan berat badan normal

Pada kebanyakan orang, kadar kolesterol juga menjadi baik seiring dengan menurunnya berat badan.

Ini tidak hanya disebabkan kehilangan berat badan, tetapi juga akibat diet yang lebih sehat, dan olahraga yang dilakukan.

Dengan kata lain, perubahan gaya hidup yang diperlukan untuk mempertahankan berat badan normal atau menurunkan berat badan juga membantu memperbaiki kadar kolesterol.

Mengurangi berat badan 5-10 persen dapat menurunkan kadar kolesterol yang bermakna

4. Olahraga

Olahraga yang cukup dan berkelanjutan, paling tidak 30-40 menit setiap hari, lima kali dalam seminggu, seperti jalan, jogging, bersepeda, berenang adalah pilihan yang sangat baik untuk memperoleh kadar kolesterol yang normal.

Apakah Anda gemuk atau tidak, olahraga dapat menurunkan kadar kolesterol Anda.

Olahraga moderat yang Anda lakukan secara teratur  dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesetrol buruk (LDL).

5. Berhenti Merokok

Di samping sebagai faktor risiko penting untuk penyakit jantung, dan keganasan, rokok juga dapat mengakibatkan penurunan kadar kolesterol HDL.

Jika Anda perokok, berhenti merokok saja dapat menaikan kolesterol baik (HDL)  hingga 10 persen.

Tidak hanya itu, 20 menit setelah Anda berhenti merokok, tekanan darah Anda akan turun.

Dalam waktu 24 jam, resiko Anda mengalami serangan jantung akan menurun, dan setelah 1 tahun risikonya hanya tinggal setengahnya dibandingkan perokok.  

Dan, dalam 15 tahun sama dengan mereka yang tidak pernah merokok.

6. Kunjungi dokter Anda secara teratur

Bila gaya hidup yang Anda lakukan ternyata belum membantu menurunkan kadar kolesterol Anda, atau Anda mempunyai riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi atau sakit jantung, Anda mungkin perlu bantuan dokter.  

Dokter Anda akan membantu, pilihan obat yang tepat untuk Anda.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved