Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ramadan 2020

Aa Gym Beri Nasihat Akhir Ramadan: Malaikat Datang Menjemput Kematian Bisa Datang Malam Ini

Aa Gym mengatakan, Ramadan kali ini dijalani dalam suasana yang berbeda karena berbarengan dengan wabah Virus Corona atau Covid-19.

Editor: Frandi Piring
Kompas TV/Capture Youtube
Pendakwah Aa Gym beri nasihat akhir Ramadan dan sambut Idul Fitri 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Juru dakwah KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) memberikan nasihat akhir Ramadan dan memasuki Idul Fitri 1 Syawal 1441 H hari ini, Minggu (24/05/20).

Nasihat akhir Ramadan Aa Gym yang ia bagikan dalam bentuk video melalui akun media sosialnya.

Aa Gym mengatakan, Ramadan kali ini kita rayakan dalam suasana yang berbeda tak seperti tahun-tahun sebelumnya karena bersamaan dengan adanya wabah Virus Corona atau Covid-19.

Namun, di balik itu justru ada hikmah yang luar biasa yang bisa menjadi pegangan dalam kehidupan kita.

Ramadan dan Covid justru, kata Aa Gym, seharusnya mengingatkan kita semua akan kematian yang bisa datang kapan saja.

"... siapkah kita mengarungi hidup ini dan siapkah andai kata malaikat datang menjemput besok atau malam ini," kata Aa Gym.

Menurut Aa Gym, Ramadan telah berakhir, tetapi buah dari kebaikan sebulan penuh di bulan Ramadan justru harus terus dirasakan dalam hari-hari mendatang.

"Ramadan dan wabah covid ini memperindah hidup karena ada jeda," ujar Aa Gym, Sabtu (23/5/2020).

Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, KH Abdullah Gymnastiar, di Yayasan Daarut Tauhid, Jalan Gegerkalong Girang, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Kamis (17/11/2016). TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S
Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, KH Abdullah Gymnastiar, di Yayasan Daarut Tauhid, Jalan Gegerkalong Girang, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Kamis (17/11/2016). TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S (Tribun Jabar/Teuku Muh Guci S)

Jeda inilah yang dirasakan dan jeda inilah yang bisa digunakan bertafakur sampai sejauh mana kita yakin kepada Allah dan sejauh mana kita menuhankan Allah di dalam hati.

Dengan jeda ini seharusnya semakin menjadikan kita siap mengarungi kehidupan ini sehingga siap ketika malaikat datang menjemput kematian.

"Seharusnya dengan jeda, kita semakin bisa siap karena kita tahu apa yang kurang yang harus diperbaiki, apa yang salah yang harus kita taubati, dan apa yang harus kita lakukan untuk menghadapi kematian yang bisa datang setiap saat," ujar Aa Gym.

Simak nasihat Aa Gym dalam bentuk video yang sudah ditulis berikut ini.

Assalamualaikum wr wb

Sahabat-sahabat sekalian. Ramadan telah berakhir kita memasuki babak yang seharusnya buah dari ramadan ini hari-hari kita hari-hari yang lebih berhati-hati.

Seoarng beriman jalani hari bagai di atas onak dan duri, penuh kehati-hatian.

Ramadan dan wabah covid ini memperindah hidup karena ada jeda.

Jeda inilah yang kita rasakan dan jeda inilah yang kita gunakan bertafakur sampai sejauh mana kita yakin kepada Allah dan sejauh mana kita menuhankan Allah atau banyak Tuhan-tuhan yang lain di hati kita.

Dengan jeda ini kita semakin mengetahui siapkah kita mengarungi hidup ini dan siapkah andai kata malaikat datang menjemput besok atau malam ini.

Seharusnya dengan jeda, kita semakin bisa siap karena kita tahu apa yang kurang yang harus diperbaiki, apa yang salah yang harus kita taubati dan apa yang harus kita lakukan untuk menghadapi kematian yang bisa datang setiap saat.

Selamat menikmati buah dari jeda selama ramadan dan wabah ini.

Taqabbalallahu minna waminkum

Semoga Allah menerima semua amal kita

mohon dimaafkan segala khilah dan salah.

Semoga kita tetap diberikan nikmati istiwomah sampai husnul khotimah

Dan semoga kita bisa berkumpul menjadi ahlul jannah.

Assalamualaikum wr wb.

@aagym: Sahabat sekalian, Ramadan telah berakhir. Kini kita memasuki babak, buah dari Ramadan yang telah kita jalani.

Babak yang menjadikan hari-hari kita menjadi hari-hari yang lebih hati-hati.  

Berhati-hati dalam niat dan dalam segala hal, semuanya haruslah Lillahi Ta'ala berharap Alloh ridha.

Taqabbalallahu minna waminkum

Semoga Alloh menerima semua amal kita. Mohon dimaafkan  

Aa Gym Luapkan Kemarahan Atas Sikap Masyarakat Terkait Wabah Corona: Jengkel Dikhianati

Kecewa dan Sedih Lihat Kerumunan Warga Saat PSBB, Aa Gym: Jengkel, Kecewa, Sedih Merasa Dikhianati

Aa Gym Luapkan Kemarahan Atas Sikap Masyarakat Terkait Wabah Corona

Pendakwah KH. Abdullah Gymnastiar meluapkan kemarahan dan kekecewaannya melihat kondisi yang terjadi belakangan ini terkait penanganan Virus Corona.

Dilansir TribunWow.com dari acara Dua Sisi TVone, Kamis (21/5/2020), Ustaz yang sering dipanggil Aa Gym itu merasa jengkel atas sikap yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia.

Di mana masyarakat masih banyak yang belum sadar dengan bahaya dari Virus Corona.

Aa Gym lantas menyinggung soal kepadatan yang tejadi di Bandara Soekarno Hatta ataupun keramaian di beberapa pusat perbelanjaan.

Mereka justru mengabaikan aturan-aturan dari pemerintah untuk menerapkan physical distancing dan tetap berada di rumah.

Aa Gym merasa seperti tidak adil dengan masyarakat yang sudah tertib untuk memilih berada di rumah.

Termasuk juga dirinya yang mengaku sudah sekitar dua bulan setengah menahan diri untuk tetap berada di rumah.

Pendakwah Aa Gym jengkel karena sikap masyarakat yang masih enteng dengan wabah virus corona.
Pendakwah Aa Gym jengkel karena sikap masyarakat yang masih enteng dengan wabah virus corona. (Youtube Youtube Talk Show tvOne)

"Assalamualikum Wr. WB, jengkel ini sedang jengkel," ujar Aa Gym.

"Dan adalah saya merasa dikhianati melihat airport penuh, pasar-pasar penuh, di jalan-jalan penuh," sambungnya.

"Sedangkan kita sudah 2 bulan setengah berada di rumah menahan diri," jelasnya.

Aa Gym kemudian membandingkan dengan rumah-rumah ibadah yang dengan terpaksa masih kosong dan belum bisa menggelar kegiatan keagamaan secara normal.

Melihat kondisi tersebut, ia mengaku tambah merasakan kesedihan yang mendalam, karena tidak diimbangi dengan yang dilakukan di fasilitas publik lainnya.

Selain itu, Aa Gym mengingatkan bahwa para tenaga medis sudah berjuang maksimal dan mempunyai risiko tinggi untuk tertular.

Ditambah lagi dengan sikap para aparat keamanan yang sudah mengerahkan segala cara untuk melancarkan dan menertibkan masyarakat di lapangan.

Maka dari itu, harusnya masyarakat bisa lebih sadar.

"Lihat masjid kosong sedih, para dokter, perawat mempertaruhkan nyawa, berjuang, para aparat juga habis-habisan," kata Aa Gym.

Meski begitu, Aa Gym berharap masyarakat lebih bijak dalam menghadapi permasalahan tersebut.

Jangan sampai kondisi seperti itu justru memancing masyarakat lain untuk melakukan hal yang sama.

Dirinya lantas menjelaskan bahwa tujuan berada di rumah bukan hanya karena mengikuti aturan PSBB, melainkan ada yang jauh lebih baik, yakni mengamalkan sunnah dari Nabi.

Oleh karenanya, dengan tetap berada di rumah maka selain bisa dikatakan tertib namun juga mendapatkan pahala.

"Tetapi kita tidak bisa menjadi orang konyol gara-gara jengkel, kemudian kita bertindak yang sama," tegasnya.

"Bagi kita diam di rumah itu bukan semata-mata PSBB, tetapi kita mengamalkan sunnah Nabi," jelasnya.

"Dalam Islam menjauhi kemudharatan itu lebih diutamakan daripada yang mendatangkan kemanfaatan."

"Jauhi penyakit lepra seperti kau menjauhi singa."

"Jadi kita di rumah itu adalah ibadah, punya nilai karena Allah," pungkasnya. (TribunWow.com)

Imam Besar Istiqlal Minta Umat Islam Tak Paksakan Diri ke Masjid dan Rayakan Idul Fitri di Rumah

Menteri Agama Fachrul Razi: Tuhan Peringatkan Kita Semua untuk Selamatkan Nyawa Sesama

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Aa Gym Beri Nasihat Akhir Ramadan dan Idul Fitri 1441 H, Ingatkan Kematian Bisa Datang Malam Ini, https://wartakota.tribunnews.com/2020/05/24/aa-gym-beri-nasihat-akhir-ramadan-dan-idul-fitri-1441-h-ingatkan-kematian-bisa-datang-malam-ini?page=all

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved