Ramadan 2020
Pegawai dan Perawat di RS Rujukan Ratatotok Tetap Diliburkan
"Jelang idul Fitri memang untuk pegawai bagian administrasi tetap diliburkan baik muslim dan non-muslim," tutur Ibrahim.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Di tengah Pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini, sebagian masyarakat muslim di dunia yang berprofesi sebagai tenaga medis tak bisa merayakan idul fitri di tahun 2020.
Berbeda dengan tenaga medis di RS rujukan di Ratatotok, Buyat Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Sulawesi Utara (Sulut) sebagai RS rujukan Covid-19, masih diberi kelonggaran.
Dikatakan salah satu pegawai yakni Ruslan Ibrahim (42), Jumat (22/5/2020) yang beragama muslim, bahwa selama 10 tahun lebih bekerja di RS Ratatotok, aturan yang ada sudah seperti itu.
"Jelang idul Fitri memang untuk pegawai bagian administrasi tetap diliburkan baik muslim dan non-muslim," tutur Ibrahim.
Suka duka dalam menjalankan tugas, pegawai dan perawat tinggal saling mendukung satu sama dengan yang lain.
"Kita saling dukung antara pegawai dan perawat. Untuk pasien, kita berikan semangat agar mereka bisa lewati setiap tahapan pemilihan," ungkap Pegawai RS Rujukan Mitra.
Ada juga, salah satu perawat yakni Tri Lestari Harini mengatakan, untuk perawat sendiri, sudah dibagikan jadwal masuk kerja.
"Memang untuk perawat yang muslim, dijadwalkan masuk pada idul fitri hari kedua. Sehingga bisa merayakan hari raya dirumah bersama keluarga," ucapnya.
Nantinya lepas dari itu, perawat yang ada tinggal menyesuaikan jadwal usai hari raya. " Setelah itu, tinggal menyesuaikan lagi jadwal masuk kerja," tutup Harini. (Ano)
BERITA TERPOPULER :
• Ali Ngabalin Terdiam saat Ditegur dr Erlina, Jangan Tergiur: Saya Pegang Kata-kata Pak Ngabalin
• Detik-detik M Nuh Ngeprank Lelang Motor Presiden Jokowi Seharga Rp 2,55 M, Berlangsung Alot
• Gambar Ucapan Selamat Idul Fitri Tahun 2020, Cocok Dibagikan ke Media Sosial Facebook dan Instagram
TONTON JUGA :