Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Politik

Habib Bahar dan Said Didu Disebut Orang Terpilih, Refly Harun: Faisal Basri Kritik Lebih Keras

Bahar bin Smith kembali ditangkap polisi karena melanggar PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) serta dianggap memberikan ceramah bernada provokasi.

Editor: Aldi Ponge
YouTube Refly Harun
Refly Harun melalui channnel YouTubenya ikut berkomentar pada Senin (18/5/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Habib Bahar bin Smith dan Said Didu dunilai merupakan orang terpilih untuk diproses hukum.

Hal ini pendapat Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun di channel YouTube Refly Harun.

Refly Harun turut mengomentari soal laporan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Inverstasi, Luhut Binsar Pandjaitan pada Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu.

Said Didu dilaporkan ke kepolisian karena dianggap menghina dan menyebar berita bohong di internet.

Refly Harun kembali berkomentar soal Said Didu karena menilai seperti kasus Habib Bahar bin Smith.

Bahar bin Smith kembali ditangkap polisi karena melanggar PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) serta dianggap memberikan ceramah bernada provokasi.

Refly menyebut Bahar bin Smith dan Said Didu merupakan 'orang terpilih'.

Yang dimaksud terpilih adalah Bahar bin Smith maupun Said Didu terpilih untuk ditangkap dari banyaknya orang yang melakukan pelanggaran hukum

"Cuma masalahnya dia terpilih apa enggak jadi bukan terpilih sebagai apa, tapi terpilih untuk diciduk kembali, terpilih untuk dilaporkan dan sebagainya."

"Makanya saya memberi contoh Said Didu, Said Didu juga terpilih sama seperti Habib Bahar tetapi terpilih untuk dilaporkan dalam tanda kutip terpilihnya," ujar Refly.

Padahal menurut Refly Harun, Ekonom Senior Faisal Basri mengkritik Luhut lebih keras.

"Kita tahu kan selain Said Didu ada Faisal Basri yang juga menyampaikan kritik kepada Luhut Binsar Pandjaitan, bahkan kritik kepada Bang Faisal ini luar biasa, lebih keras sesungguhnya." kata Refly.

Sehingga kini ia berharap agar kasus Said Didu itu tak melebar kemana-mana.

"Tapi Said Didu yang kemudian dilaporkan, kita tidak tahu bagaimana penyelesaian kasus ini, mudah-mudahan tidak jauh ke mana-mana seperti kasus-kasus lainnya," ujar Pakar Hukum Tata Negara asal Palembang ini.

Sehingga ia menekankan kembali bahwa yang dimaksud Said Didu orang terpilih adalah terpilih untuk dilakukan proses hukumnya.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved