Ramadan 2020
Gadai Emas Meningkat di Pegadaian Bitung Jelang Idul Fitri, Didominasi Kalung Emas
terjadi kenaikan untuk gadai terjadi dalam sepekan ini. Kenaikan pada gadai 6 persen atau Rp 2 miliar didominasi pada perhiasan kalung emas.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT Pegadaian (Persero) Cabang Bitung mencatat, terjadi perbandingan yang sangat signifikan dalam transaksi menjelang Idul Fitri tahun 2020.
Menurut Royke Tunas, Kepala Cabang PT Pegadaian Bitung, perbedaan terjadi dalam transaksi pelunasan atau tebusan perhiasan emas karena kondisi saat ini Pandemi Covid-19.
"Biasanya hingga H-6 hari raya sudah mulai banyak pelunasan, pernah waktu lalu sampai Rp 4 miliar dilakukan warga terhadap perhiasan emas untuk dipakai hari raya," kata Royke kepada Tribunmanado.co.id.
Saat ini di tengah kondisi pandemi Covid-19 hanya sepertiga hingga seperempat atau hanya Rp 642 juta dari nilai Rp 4 miliar.
• Bupati Bolsel Keluarkan Surat Edaran, Larang ASN Gelar Open House di Idul Fitri
Namun, justru terjadi kenaikan untuk gadai terjadi dalam sepekan ini atau 6 hari sebelum hari Rabu (20/5/2020).
Kenaikan pada gadai 6 persen atau Rp 2 miliar didominasi pada perhiasan kalung emas.
Untuk tebusan atau pelunasan terhadap perhiasan kalung emas sebanyak 1,2 kilogram.
Royke menjelaskan, mengapa didominasi perhiasan kalung emas, karena kalung lebih berat, bisa dipakai lama ketimbang perhiasan cicin atau gelang.
• Chic Laundry Beri Diskon 20 Persen, Member Poin Berhadiah Voucher Nginap di Gran Puri
Selain itu di tengah covid-19 harga emas mengalami kenaikan 60-70 persen.
Sehingga banyak orang memilih pelunasan untuk dijual kembali dan mengambil selisih.
"Ada juga tambahan pinjaman dengan menggukan taksiran pinjaman, ditawarkan dan sesuaikan dengan harga emas yang baru," tandasnya.(crz)
• Muhammadiyah Lebaran Minggu 24 Mei, Tanggal Berapa Idul Fitri 2020 di Sidang Isbat Hari ini?