Update Virus Corona Bolsel
Update Virus Corona Bolsel: Dinkes Kirim Sampel Swab 24 Orang Kontak Erat Dengan Pasien 01 Bolsel
Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Bolsel, dr. Sadly Mokodongan ketika dihubungi Tribun Manado, Kamis (21/5/2020).
Penulis: Nielton Durado | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Dinas Kesehatan Bolsel bergerak cepat melakukan tracking terhadap orang yang punya kontak erat dengan pasien 01 Bolsel.
Pihak Dinkes Bolsel langsung turun dan mengambil sampel swab, dari beberapa warga yanh punya kontak erat dengan pasien Corona pertama di Bolsel itu.
Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Bolsel, dr. Sadly Mokodongan ketika dihubungi Tribun Manado, Kamis (21/5/2020).
"Kita sudah kirim sampel swabnya hari ini, kurang lebih ada 24 orang," ujarnya.
Adapun 24 orang tersebut merupakan keluarga dari pasien 01 Bolsel.
"Mereka semua keluarga dan punya kontak erat dengan pasien tersebut," ucapnya.

20 Tenaga Medis Ikut Rapid Test
Setelah tempat kerja mereka ditutup sementara.
Sebanyak 20 tenaga medis di Puskesmas Adow menjalani proses Rapid Test, Kamis (21/5/2020) di Desa Adow, Kecamatan Pinolosian Tengah.
Hal tersebut dibeberkan oleh Kepala Puskesmas Adow Erni T. Podomi ketika dihubungi Tribun Manado.
Menurut Erni, pihak Dinkes Bolsel sudah turun dan mengambil sampel untuk Rapid Test.
"Sekitar 20an tenaga medis yang ikut rapid test. Tapi dari dinkes yang turun langsung," ujarnya.
Alasan para tenaga medis ini diambil Rapid Test, karena mereka sering makan di warung milik pasien 01 Bolsel.
"Untuk hasilnya silahkan tanya ke pihak Dinkes," tegasnya.
Sementara itu, Dinkes Bolsel membenarkan adanya rapid test tersebut.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Bolsel, dr Sadly Mokodongan pihaknya memang sudah melakukan langkah tersebut.
"Memang ada rapid test, tapi hasilnya masih non reaktif," tegasnya.
Puskesmas Adow Ditutup
Pasca ditetapkannya satu warga di Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng) yang positif Virus Corona.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolsel, langsung melakukan langkah antisipasi.
Pihak Dinkes Bolsel langsung menutup salah satu fasilitas kesehatan (Fakes) yang ada di Kecamatan Pinteng tersebut.
Hal tersebut diakui oleh Kepala Dinas Kesehatan Bolsel, dr. Sadly Mokodongan ketika dihubungi Tribun Manado, Kamis (21/5/2020).
"Iya kita tutup sementara, dan tenaga kesehatannya kita pulangkan. Penutupannya sejak hari ini," tegas dia.
Sadly mengatakan jika langkah ini diambil guna mencegah adanya tenaga medis yang terpapar Virus Corona.
"Tapi hanya ditutup sementara, kalau perkembangannya sudah baik pasti kita buka lagi," tegasnya.
Terpisah, Kepala Puskesmas Adow, Erni T. Podomi mengatakan jika pihaknya tidak menutup semua pelayanan.
"Kita berdayakan pustu-pustu yang ada. Tapi kalau ada pasien yang ingin rawat inap harus ke RSUD Bolsel," aku dia.
Akan tetapi sebelum dibawa ke RSUD Bolsel, pasien tersebut harus terlebih dahulu diadakan Rapid Test.
"Setelah itu baru kita bawa ke RSUD," tegasnya.
Ibu Hamil
Kabupaten Bolsel akhirnya mengoleksi satu pasien Positif Virus Corona (Covid-19) setelah berbulan-bulan.
Dari informasi yang diperoleh Tribun Manado, Selasa (19/5/2020).
Pasien pertama Bolsel ini adalah seorang ibu hamil.
"Iya seorang ibu hamil, dan tinggalnya di Kecamatan Pinolosian Tengah," ujar salah satu tenaga medis yang enggan disebutkan namanya.
Menurutnya, pasien tersebut mempunyai kontak erat dengan pasien positif asal Bolmong yang merupakan seorang dokter.
"Informasinya pasien 01 Bolsel ini adalah salah satu pasien dari dokter yang terjangkit Virus Corona di Bolmong," aku dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bolsel dr. Sadly Mokodongan masih enggan berkomentar.
Ketika dihubungi Tribun Manado, Sadly meminta agar menunggu sampai besok.
"Besok saja saat konfrensi pers yah," tegasnya.
Pinolosian Tengah
Setelah berbulan-bulan tanpa ada pasien yang positif Virus Corona.
Kabupaten Bolsel akhirnya pecah telur.
Seorang warga asal Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng) dinyatakan positif melalui hasil swab test.
Hal ini dikatakan oleh Bupati Haji Iskandar Kamaru ketika melakukan konfrensi pers, Selasa (19/5/2020) di kediamannya Desa Soguo.
Menurut Kamaru, pasien pertama Bolsel ini mempunyai riwayat kontak erat dengan salah satu pasien positif di Kotamobagu.
"Setelah kami melakukan swab test, ada satu tenaga medis kami yang dinyatakan positif," ujar Kamaru.
Saat ini pihaknya masih terus melakukan tracking kepada beberapa orang yang punya kontak dengan pasien 01 Bolsel.
"Untuk tracking sementara dilakukan Dinkes," tegasnya. (Nie)
BERITA TERPOPULER :
• Deddy Corbuzier Rela Patungan Rp 6 Miliar Agar Mantan Menkes yang Dipenjara Bebas: Dia Pahlawan
• China Bersumpah akan Jadikan Vaksin Virus Corona Sebagai Barang Publik Secara Global
• TAK Banyak yang Tahu, Ternyata Rizal Sempat Minta Videonya Dihapus Agar Ibunya Tak Sedih
TONTON JUGA :