Ramadan 2020
Ekonomi Merosot Warga Kotabunan Gadai Perhiasan untuk Persiapan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah
Menjelang lebaran tak sedikit umat Muslim mempersiapkan kebutuhan untuk merayakan kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh lamanya
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Menjelang lebaran tak sedikit umat Muslim mempersiapkan kebutuhan untuk merayakan kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh lamanya.
Bahkan ada warga yang rela menggadaikan barang emas di Pegadaian.
Satu di antarnya Ratna Modeong warga Kotabunan.
Ratna mengatakan, dirinya rela menggadaikan perhiasan miliknya untuk membeli keperluan untuk hari raya Idulfitri.
"Saya gadai perhiasan 6 gram untuk keperluan membeli kue kering dan baju lebaran untuk dua anak saya," ucapnya.
• RINCIAN 30 Kasus Virus Corona Baru di Sulut, 3 Sudah Meninggal, 22 dari Transmisi Lokal Manado
Menurutnya, lebaran Idulfitri tahun ini sangat berbeda dari tahun sebelumnya, di mana tahun sebelumnya bisa mencukupi kebutuhan lebaran, kini harus menggadaikan perhiasan untuk membeli kebutuhan Idulfitri.
"Tahun ini wabah Covid-19 sangat berpengaruh, selain tidak bisa beraktivitas berlebihan di luar rumah juga pendapatan berkurang," ucapnya.
Hal yang sama juga dilakukan Marni Paputungan yang menggadaikan perhiasannya di Pegadaian cabang Tutuyan, Boltim.
• BERTAMBAH 30 Kasus menjadi 180, Ini Rincian Kasus Positif Covid-19 di Sulut
Marni mengaku menggadaikan 2 gram perhiasan miliknya guna membeli ayam, rempah-rempah hingga kue kering untuk disajikan saat Idul Fitri tiba.
"Kalau gak sedia apa-apa juga gimana yaa, soalnya Idulfitri adalah hari kemenangan, biar hanya sedikit tetap menyediakan makanan untuk orang yang datang ke rumah baik saudara maupun keluarga," ucapnya.
Ia berharap, Covid-19 segera berlalu agar masyarakat tak susah mencari beraktivitas. (ana)
• Pertamina Tetap Salurkan Bantuan Modal Rp 2 Miliar bagi UMKM di Sulut