Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Bolsel

UPDATE: Ibu Hamil Positif Corona di Bolsel Ternyata Sedang Mengandung 8 Bulan

“Pasien akan dirawat di RSUD Bolsel. Ia dalam keadaan hamil,” ujar Sadly ketika dihubungi Tribun Manado, Rabu (20/5/2020).

Penulis: Nielton Durado | Editor: Maickel Karundeng
Istimewa
Nampak ruang isolasi di RSUD Bolsel, ketika diabadikan belum lama ini. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Perempuan 36 tahun asal Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara (Sulut) yang positif terinfeksi virus corona (COVID-19) ternyata sedang mengandung janin usia 8 bulan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Bolsel, dr Sadly Mokodongan.

Dr Sadly juga mengatakan, pasien tersebut akan dirawat di RSUD Bolsel.

“Pasien akan dirawat di RSUD Bolsel. Ia dalam keadaan hamil,” ujar Sadly ketika dihubungi Tribun Manado, Rabu (20/5/2020).

Sebelumnya, Bupati Bolsel Hi Iskandar Kamaru pada konferensi pers menyatakan, pasien dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab di laboratorium Manado.

Dalam keterangannya, Iskandar mengatakan, pasien tersebut memiliki riwayat kontak dengan tenaga kesehatan (pasien 93 di Sulut) asal Bolmong yang sebelumnya telah dinyatakan positif corona.

Pihaknya lalu melakukan tracking di Bolsel.

Ada 8 orang yang kontak erat dengan pasien 93 tersebut.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan swab, 7 negatif, sedangkan 1 pasien dinyatakan positif,” ujar Kamaru yang juga ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bolsel ini.

Dikesempatan itu, Bupati meminta warganya untuk tidak panik dan tetap patuh terhadap anjuran pemerintah terkait protokol pencegahan penyebaran virus corona.

“Bagi seluruh masyarakat agar jangan panik, tetap mengikuti protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas,” tegasnya.

Sempat Non Reaktif

Pasien pertama Virus Corona asal Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), ternyata sempat dinyatakan non reaktif melalui hasil Rapid Test.

Hal ini dikatakan oleh Bupati Bolsel Haji Iskandar Kamaru ketika membawakan konfrensi pers, Selasa (19/5/2020) di rudisnya Desa Soguo.

Menurut Kamaru sebelumnya pihak Dinkes sudah melakukan Rapid Test kepada pasien 119 ini.

"Waktu rapid test hasilnya non reaktif, tapi Dinkes tetap ambil sampel swabnya dan dikirim ke Manado," aku dia.

Setelah dilakukan swab test, ternyata pasien 119 ini dinyatakan positif Corona.

"Untungnya kami tidak terkecoh," tegasnya.

Ibu Hamil

Kabupaten Bolsel akhirnya mengoleksi satu pasien Positif Virus Corona (Covid-19) setelah berbulan-bulan.

Dari informasi yang diperoleh Tribun Manado, Selasa (19/5/2020).

Pasien pertama Bolsel ini adalah seorang ibu hamil.

"Iya seorang ibu hamil, dan tinggalnya di Kecamatan Pinolosian Tengah," ujar salah satu tenaga medis yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, pasien tersebut mempunyai kontak erat dengan pasien positif asal Bolmong yang merupakan seorang dokter.

"Informasinya pasien 01 Bolsel ini adalah salah satu pasien dari dokter yang terjangkit Virus Corona di Bolmong," aku dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bolsel dr. Sadly Mokodongan masih enggan berkomentar.

Ketika dihubungi Tribun Manado, Sadly meminta agar menunggu sampai besok.

"Besok saja saat konfrensi pers yah," tegasnya.

Pinolosian Tengah

Setelah berbulan-bulan tanpa ada pasien yang positif Virus Corona.

Kabupaten Bolsel akhirnya pecah telur.

Seorang warga asal Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng) dinyatakan positif melalui hasil swab test.

Hal ini dikatakan oleh Bupati Haji Iskandar Kamaru ketika melakukan konfrensi pers, Selasa (19/5/2020) di kediamannya Desa Soguo.

Menurut Kamaru, pasien pertama Bolsel ini mempunyai riwayat kontak erat dengan salah satu pasien positif di Kotamobagu.

"Setelah kami melakukan swab test, ada satu tenaga medis kami yang dinyatakan positif," ujar Kamaru.

Saat ini pihaknya masih terus melakukan tracking kepada beberapa orang yang punya kontak dengan pasien 01 Bolsel.

"Untuk tracking sementara dilakukan Dinkes," tegasnya. (Nie)

BERITA TERPOPULER :

 Deddy Corbuzier Rela Patungan Rp 6 Miliar Agar Mantan Menkes yang Dipenjara Bebas: Dia Pahlawan

 China Bersumpah akan Jadikan Vaksin Virus Corona Sebagai Barang Publik Secara Global

 TAK Banyak yang Tahu, Ternyata Rizal Sempat Minta Videonya Dihapus Agar Ibunya Tak Sedih

TONTON JUGA :

UPDATE Satgas Covid-19 Sulut, Mitra Pecah Telur, 1 Pasien Terkonfirmasi Positif

Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), pecah telur dengan ketambahan 1 pasien terkonfirmasi positif.

Dari informasi gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Sulawesi Utara (Sulut), pasien tersebut yakni positif ke 120 di Sulut dan warga Mitra.

Dikonfirmasi hari ini Selasa (19/5/2020), juru bicara (jubir) satuan tugas (satgas) Gloria D Wuwungan mengatakan, saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinkes Sulut.

"Saat ini, kita sementara melakukan koordinasi terkait pasien tersebut, dengan pihak gugus tugas provinsi, karena ini sangat penting," singkat Jubir Satgas Covid-19 Mitra. (Ano)

Rincian 10 Pasien Baru Positif Corona di Sulut

Gugus tugas pemerintah provinsi sulawesi utara mengupdate 10 kasus baru virus corona.

Jumlah pasien positif terpapar Covid-19 di Sulut, terus mengalami peningkatan.

Pada Selasa (19/5/2020) jumlah pasien positif terpapar Covid-19 telah bertambah 10 orang, menjadi 126 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Sulut, dr Steaven Dandel Selasa (19/5/2020) menjelaskan rincian 10 pasien

Kasus 117 laki-laki 46 tahun asal Manado yang bersangkutan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) disalah satu Rumah Sakit (RS) dan dilakukan pemeriksaan swab hasilnya positif berdasarkan alamat yang bersangkutan diduga dari claster pasar Pinasungkulan.

Kasus 118 laki-laki 47 tahun asal Tomohon menurut penelitian dari dinas kesehatan Tomohon yang bersangkutan adalah kontak erat resiko tinggi dari kasus 58.

Kasus 119 perempuan 35 tahun asal Bolaangmongondow Selatan ini adalah kasus pertama kali di Bolaangmongondow Selatan daei hasil penyelidikan yang bersangkutan kontak erat dari kasus 63.

Kasus 120 laki-laki 30 tahun asal Minahasa Tenggara kasus pertama pelaku perjalanan dari daerah trans misi lokal.

Kasus 121 perempuan umur 50 tahun asal Tomohon kontak erat resiko tinggi kasus 58.

Kasus 122 laki-laki 41 tahun asal Minahasa tidak ada riwayat perjalanan dan tidak ada riwayat kontak dengan pasien manapun

Kasus 123 perempuan 45 tahun asal Tomohon dari hasil penyidikan yang bersangkutan kontak erat resiko tinggi dari kasus 58

Kasus 124 perempuan 72 tahun Tomohon tidak ada riwayat perjalanan dan tidak kontak erat dengan kasus manapun.

Kasus 125 perempuan 1 tahun asal Tomohon dari hasil penyelidikan kontak erat resiko tinggi dari kasus 58

Kasus 126 laki-laki 70 tahun asal Manado yang bersangkutan dilaporkan meninggal dunia tanggal 5 Mei yang lalu hasil swabnya baru keluar hari ini yang bersangkutan adalah pasien cuci darah yang memeriksa rutin di fasilitas kesehatan A yang ada di kota Manado.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved