Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Indonesia

Kecewa dan Sedih Lihat Kerumunan Warga Saat PSBB, Aa Gym: Jengkel, Kecewa, Sedih Merasa Dikhianati

Karena apa yang dikerjakan para petugas medis menjadi sia-sia. Lantas kapan pandemi Covid-19 akan berakhir bila terus seperti ini?

Editor: Rizali Posumah
AA Gym sedih dengan kelakuan warga yang tetap berkerumun dan tak peduli dengan PSBB di masa pandemi virus corona. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sikap masyarakat yang acuh tak peduli dengan wabah virus corona membuat para petugas media kecewa.

Maka tak heran bila mereka akhirnya menggaungkan #Terserah Indonesia. 

Karena apa yang dikerjakan para petugas medis menjadi sia-sia. Lantas kapan pandemi Covid-19 akan berakhir bila terus seperti ini?

Hal ini juga diutarakan KH Abdullah Gymnastiar atau dikenal Aa Gym yang juga merasa kecewa melihat warga yang tidak patuh PSBB.

Warga lebih mementingkan pergi ke mal dan pasar serta berkerumun tanpa jaga jarak.

Berikut ungkapan Aa Gym yang dikutip Wartakotalive.com dalam akun instagramnya, Rabu (20/5/2020)

"Assalamualaykum wa-raḥmatullahi wa-barakatuh, Aa kira para sahabat punya perasaan yang sama jengkel, kecewa, sedih merasa dikhianati, bagi kita yang sudah 3 bulan di rumah melihat kerumunan di airport, pasar, di jalan, seakan-akan perjuangan dan pengorbanan kita terutama para dokter dan perawat yang mempertaruhkan nyawa, aparat yang siang malam, menjaga mesjid tempat ibadah kita menjadi sepi seakan terkhianati oleh mereka itu.

Tapi tetap kita harus jernih, akal sehat harus tegak  jangan sampai kita meniru keburukan dengan keburukan yang sama karena bagi kita khususnya umat Islam berdiam di rumah menjauhi kemudharatan adalah amal sholeh dan perintah agama

Bukan semata-mata PSBB menjauhi lepra seperti lepra seperti menjauhi singa itu sabda Nabi.

Menjauhkan kemudharatan lebih diutamakan daripada mendatangkan kemanfaatan. Tetaplah saudaraku disiplin dan bertahan di rumah.

Ibadah pun tetap di rumah. Kalau kita berada di zona merah sesuai dengan anjuran Gubernur.

Insya allah kalau kita disiplin Allah akan menghilangkan wabah ini karena wabah ini kerumunan karena dimana kerumuman itu ada maka wabah itu pun datang.

Dengan kita istiqamah semoga orang lain ikut terbawa Istiqomah maka Allah angkat mengangkat wabah dan kita bisa sekolah, bekerja, beraktivitas dengan normal di jaman baru jaman yang lebih berkah Taqoballahu Minna Wa Minku, disiplin, jaga jarak," kata Aa Gym dalam pesannya.

Seperti diketahui menjelang lebaran ini para ibu harus menyiapkan masakan. Maka tak heran pasar tradisional diserbu. Sulit mengatur jarak meskipun mereka memakai masker.

Begitu pun dengan kawasan Tanah Abang, suasana Pasar Jatibaru  justru membludak dipenuhi para pedagang dan pengujung, meski masih dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar PSBB (PSBB).

Pantauan Wartakotalive.com , para pedagang terlihat mengelar lapaknya di sepanjang trotoar dari Jatibaru hingga sekitar area blok F. Mereka nampak biasanya saja meski sempat ada petugas Satpol PP.

Petugas Satpol PP yang sempat berada di lokasi pun tidak dapat berbuat banyak melihat para pedagang dan pengunjung yang datang justru semakin ramai hingga siang ini, petugas Satpol PP pun hanya melakukan pemantauan.

Meski masih dalam suasana PSBB, para pedagang nampak biasanya saja, dan tidak memperdulikan adanya petugas, mereka justru sambil berteriak menawarkan barang dagangan yang mereka jual.

"Ayo bang ibu ibu, di obral aja 100 ribu 3. Ayo ayo buat lebaran," kata seorang pedagang menawarkan ke pengujung, Senin (18/5/2020).

Beberapa petugas Satpol PP yang sempat berada dilokasi pun membubarkan diri, selanjutnya beberapa pedagang pun langsung mendirikan beberapa area trotoar yang kosong untuk dijadikan lapak mereka.

Sementara itu beberapa pedagang engan berkomentar lebih banyak atas kembalinya mereka beroperasi ditengah pandemi dan aturan PSBB yang masih berlaku. Para pedagang seakan tak ingin mengomentari kondisi ini.

Melihat kondisi di Pasar Tanah Abang Jatibaru ini, banyak diantaranya menjual berbagai kebutuhan pakaian muslim, sepanjang lorong gang itu, banyak ditemukan para pedagang yang berjualan. Sayangnya masih ada beberapa yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Tak hanya pedagang di area trotoar di Tanah Abang pun juga ramai dipadati dengan kendaraan roda dua yang terparkir, sedangkan di beberapa bahu jalan juga dipadati kendaraan roda empat yang berimbas terjadinya kepadatan arus lalu lintas.

Viral Terjadi Penumpukan Penumpang di Bandara Soetta

Foto antrean penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, mendadak viral.

Banyak yang menyayangkan terjadinya antrean tersebut.

Pasalnya tidak mengindahkan protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona saat ini.

Phsyical distancing salah satunya.

Menanggapi kejadian tersebut, PT Angkasa Pura II (Persero) bersama stakeholder di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menetapkan kebijakan baru.

Guna memastikan kelancaran serta terciptanya physical distancing bagi calon penumpang saat memproses keberangkatan rute domestik di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kebijakan baru sudah diterapkan mulai hari ini, Jumat 15 Mei 2020, di Terminal 2 dan Terminal 3.

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan kebijakan baru itu adalah penataan kembali sistem antrean penumpang, pembatasan frekuensi penerbangan.

Serta dipastikannya jumlah penumpang di setiap penerbangan hanya 50% dari kapasitas kursi pesawat.

“Kami telah melakukan evaluasi dan kemudian mengimplementasikan kebijakan baru. Pada pagi hari ini, 15 Mei 2020, proses keberangkatan penumpang di rute domestik berjalan lancar di Soekarno-Hatta, baik itu di Terminal 2 dan 3,” ujar Muhammad Awaluddin.

Sistem Antrean Penumpang

Sistem antrean penumpang di Terminal 2 kini dibagi menjadi 4 posko, di mana posko pertama adalah verifikasi dokumen calon penumpang yang dilakukan di curb side atau menjelang pintu masuk gedung terminal.

Kemudian, posko kedua di dalam gedung terminal adalah tempat tempat calon penumpang mengisi dokumen kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC).

Juga formulir epidemiologi, serta pengukuran suhu tubuh.

Antrean penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, (APII)
"Setelah itu calon penumpang memasuki pos pemeriksaan pertama (SCP I) untuk kemudian dilakukan verifikasi surat kesehatan dan dilakukan tes kesehatan oleh personel Kantor Kesehatan Pelabuhan," kata Awaluddin.

Kemudian calon penumpang menuju konter check-in untuk verifikasi seluruh dokumen dan memproses check- in.

Seperti diketahui, sesuai Surat Edaran No. 4/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Dinyatakan bahwa setiap calon penumpang pesawat harus memenuhi syarat kelengkapan berkas dokumen sebelum diperbolehkan terbang.

Syarat dokumen yang harus dimiliki antara lain tiket penerbangan, surat keterangan dinas, surat kesehatan bebas Covid-19, dan lainnya.

Jaga Kearifan Lokal, Warga Sondana Mulai Nyalakan Sumpirlo Soga Dipenghujung Ramadan

Hadapi Bonus Demografi dan Era 4.0, Kemendikbud Luncurkan Kebijakan Kampus Merdeka

Siswi TK & SD Kakak Beradik di Batam Positif Corona, Akui Sering Beli Donat dari Pasien Kasus 50

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Aa Gym Kecewa dan Sedih Melihat Kerumunan Warga Acuh PSBB: Jangan Tiru Keburukan Seperti Itu.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved