NEWS
Pelaku Pembully Bocah Penjual Gorengan Diserang Netizen: Kelakuan Gak Berperikemanusiaan
Akibat melakukan pembully kepada bocah penjual gorengan RL ( 12), sang pelaku kini diserang netizen
TRIBUNMANADO.CO.ID - Akibat melakukan pembully kepada bocah penjual gorengan RL ( 12), sang pelaku kini diserang netizen.
Diketahui RL (12), seorang anak penjual jalangkote (jajanan) di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menjadi korban bullying dan kekerasan yang dilakukan Firdaus dan teman-temannya.
Kejadian penganiayaan ini dilakukan oleh pelaku, Firdaus warga asal Kelurahan Bonto-bonto, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep.
Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji mengatakan, korban menggunakan sepeda sambil berjualan jalangkote sedang beristirahat di lapangan Bonto-bonto.
Saat itu, korban menggunakan bahasa daerah.
"Dalam video yang beredar ia mengatakan iya' tolo'na Ma'rang atau dalam artian sayalah yang paling jago di sini (ma'rang)," ujarnya seperti dikutip Tribuntimur.com, Minggu, (17/5/2020).
Tak terima korban mengatakan hal tersebut, pelaku langsung memukul bagian punggung korban.
"Ia juga mendorong bersama sepedanya hingga korban terjatuh," ujarnya.
Atas perbuatan tersebut, korban RL mengalami luka lecet di bagian lengannya.
Untuk penyelidikan lebih lanjut, pelaku menjalani pemeriksaan intensif di Polres Pangkep,
"Pelaku sudah kami amankan untuk di proses untuk kepentingan penyidikan," jelasnya.
Menurut polisi, berdasar keterangan yang diperoleh, RL mendapat aksi perundungan hampir setiap hari saat dirinya berjualan.
“RL memang dari keluarga tidak mampu, jadi dia harus membantu ayah dan ibunya mencari nafkah. Ya saat mencari nafkah itulah, RL sering di-bully dan dia tetap sabar hadapi orang-orang,” kata Paur Humas Polres Pangkep, Aiptu Agus Salim, saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2020).
Ditangkap polisi
Humas Polres Pangkep, Aiptu Agus Salim mengatakan saat ini pelaku dalam pemeriksaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/fakta-kasus-perundungan-bocah-penjual-jalangkote.jpg)