Breaking News
Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Sulut

BREAKING NEWS, Kasus Virus Corona Sulawesi Utara Naik Dratis jadi 105 Orang

Data terkini peta sebaran penanganan virus corona se-Indonesia kembali disampaikan pemerintah pusat, pada Jumat 15 Mei 2020.

Editor: Rhendi Umar
(Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Update terkini peta sebaran penanganan virus corona se-Indonesia kembali disampaikan pemerintah pusat, pada Jumat 15 Mei 2020.

Pada data sebaran terkini yang dibagikan di website covid19.go.id, menjelaskan bahwa Sulawesi utara pada hari ini terjadi penambahan pasien virus corona.  

Hal tersebut berdasarkan data sebaran terkini yang diinformasikan pemerintah pusat.

Setelah sebelumnya hanya 83 pasien terkonfirmasi, kini sudah bertambah 22 orang menjadi 105 orang.

Tribunmanado masih menunggu informasi tambah dari satgas covid19 sulut.

Terpisah pada dalam jumpa pers pada Kamis (14/5/2020) Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel mengatakan bahwa klaster pasar Pinasungkulan Karombasan Manado, menjadi salah satu perhatian semenjak ada kasus pasien Covid-19.

Dengan begitu Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan kepada pedagang yang berada dipasar agar bisa secepatnya memutus rantai penyebaran di pasar ini.

"Hari ini dilaporkan kepada kami di klaster pasar Pinasungkulan Karombasan ada 42 orang yang dilakukan rapid test dengan hasil ada 7 yang raektif," kata Steaven Kamis (14/5/2020)

Juru bicara Satgas Covid-19 Pemprov Sulut dr Steaven Dandel
Juru bicara Satgas Covid-19 Pemprov Sulut dr Steaven Dandel (Tribun Manado / Fistel Mukuan)

Lanjut Steaven, olah karena itu klaster pasar Pinasungkulan Karombasan menjadi perhatian.

"Besok akan ada perkembangan yang cukup signifikan terkait klaster ini," tambah Dandel

Dandel meminta dengan sangat kepada masyarakat, diskriminasi seperti itu bukan membuat pasien cepat sembuh malahan menambah mereka semakin tertekan.

"Pasien sementara berjuang tapi malahan dikucilkan, keluarga mereka juga dibuat dengan tidak semestinya, karena tidak ada seorangpun yang ingin terpapar," tegas Dandel.

Dandel menekankan kepada masyarakat Sulut, penyebab mereka kebanyakan dalam pekerjaan.

"Semua perawat dan dokter yang terkena Covid-19, diakibatkan karena merawat dan melayani berperang melawan Covid-19," tegas Dandel.

Setiap jumpa pers Dandel terus mengajak masyarakat agar terus berdoa kepada Tuhan, apapun agamanya agar pandemi ini cepat berakhir.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved