Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sepak Bola

Mengenang Opa Mangindaan Sukses Bawa Klub Amatir PS Unoson Juara 3 Nasional

EA Mangindaan atau Opa Mangindaan menjadi sosok paling berjasa pada PS Unoson Manado.

Penulis: | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Skuad Ps Unoson di Masa Jaya 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - EA Mangindaan atau Opa Mangindaan menjadi sosok paling berjasa pada PS Unoson Manado.

Klub yang didirikan oleh Karundeng Bersaudara ini, mencatat prestasi sepak bola pada era 80-an hingga 90-an dikancang nasional.

Terbukti di tangan Opa Mangindaan (Alm) PS Unoson tiga kali masuk semifinal dan juara 3 dua kali pada piala antar klub amatir nasional.

Awalnya Opa bergabung bersama Unoson, sewaktu dia bimbang memilih apakah melatih Persma Manado atau tidak.

Pernah Lempar Kantor Polsek Amurang, Residivis Ini Kembali Berulah Daniel Jadi Korbannya

Kebimbangan Opa dimanfaatkan pemilik PS Unoson yakni Albert Karundeng. Albert meminta agar Opa melatih timnya waktu itu.

Akhirnya dia memutuskan untuk melatih Jecky Mandey, Maxi Waroka, Benny Ramdhani, Jan Kaunang, Samsudin Nuka, Feky Lasut dan lainnya.

"Saya masih ingat betul, bagaimana opa melatih PS Unoson," ujar Berty Makagansa, Selasa (12/5/2020).

Kata dia, cara melatih opa cukup unik. Dia memberikan motivasi lebih dulu kepada seluruh pemain, baru memberikan latihan.

Warga di Pasar Sederhana Panik Karena Seorang Pria Mendadak Jatuh dan Tewas di Bandung

Memang cara bermain tim PS.Unoson sangat berbeda terutama dalam menyerang atau bertahan.

Di masa itu, Opa Mangindaan sudah menerapkan sistem total foot ball dan Kick and Rush.

Di mana ada dua pemain yang menjadi kreator bertahan-menyerang Rudi Palit dan Samsudin Nuka.

Pemain yang pertama kali bergabung Rudi Palit dan Robert Ohe. Kemudian Jan Kaunang, Edi Musriza, Jacky Mandey, Samsudin Nuka, Joppy Mandey, Maxi Waroka, Maidi Tindi serta lainnya.

Pesan Kasat Lantas Kepada Pengguna Jalanan dan Para Sopir Angkutan Umum

Di masa itu, Opa Mangindaan sudah menerapkan sistem total football dan Kick and Rush.

Di mana ada dua pemain yang menjadi kreator bertahan-menyerang Rudi Palit dan Samsudin Nuka.

"Kami bisa dibilang klub yang ditakuti di Sulawesi Utara, sebab ikut kejuaraan nasional," ujar Berty Makagansa.

Masa kejayaan Unoson berakhir pada era 1990-an waktu itu, Persma Manado sudah naik ke Divisi Utama, karena semua pemain pindah ke sana. (Ven)

Amalan dan Doa Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved