Update Virus Corona Boltim
Hoaks Menyebar di Tengah Wabah Corona, Diskominfo Boltim Bakal Tindak Tegas Pelaku
Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat menggunakan Medsos dengan baik selama pendemi Covid-19.
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Selama masa pandemi Virus Corona atau Covid-19, tak sedikit berita bohong atau hoaks berkeliaran di sosial media.
Oleh karenanya, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Boltim akan terus memproteksi serta berupaya menangkal penyebaran berita bohong yang beredar di sosial media.
Kepala Diskominfo Hamdi Egam mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sanksi berupa penindakan tegas terhadap masyarakat yang dengan sengaja menyebarluaskan hoax.
"Bagi penyebar hoax di Medsos sudah dipastikan akan berhadapan dengan hukum," kata Egam.
Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat menggunakan Medsos dengan baik selama pendemi Covid-19.
Lanjutnya, saat ini tak sedikit masyarakat menyajikan informasi yang tidak benar lewat Medsos, apalagi terkait penanganan dan pencegahan Covid-19.
Dari kebanyakan informasi tersebut, sangat jelas sudah meresahkan masyarakat dan pihak pemerintah.
"Jadi bila ada postingan yang terkesan memprovokasi warga dan pemerintah, sebaiknya jangan dipercaya," ucap Kadis.
Ia menambahkan, sekarang ini, Pemkab Boltim sedang gencar untuk mempercepat penanganan dan pencegahan Covid-19.
"Bahkan pak bupati turun langsung ke desa-desa memberikan edukasi serta imbauan kepada masyarakat,” kata Hamdi.
Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Fitra Damopoli juga mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan indentifikasi faktual terhadap akun-akun yang menyebarkan postingan beraroma provokatif.
"Jadi rata-rata penyebar informasi hoax ini adalah akun palsu sehingga itu diragukan kebenaran informasinya. Sekarang masyarakat bisa memilah mana informasi yang bisa dipercaya dan dapat dipertanggung jawabkan," ujarnya.
Ia mengimbau, agar dalam menerima informasi seluruh masyarakat diharapkan agar melakukan pengecekan ke dinas terkait sebelum mempercayai sumber informasi.
"Hal itu untuk membenarkan informasi, selayaknya dapat berkunjung ke Diskominfo atau dinas terkait postingan tersebut. Tujuan penyebar hoax sudah jelas ingin memperkeruh suasana. Jadi apabila ingin kebenaran informasi sebaiknya tanyakan langsung ke Diskominfo atau dinas terkait," tutupnya. (ana)
• Bupati James Sumendap Tegaskan Mitra Tak Perlu PSBB, Ini Alasannya
Subscribe Youtube Channel Tribun Manado: