Jumat, 8 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulut United

Karir Kepelatihan Ricky Nelson dari Asisten Pelatih Timnas Indonesia

Dia dipercaya menjadi asisten pelatih pada zaman itu. Kemudian pindah ke DKI Jakarta sebagai pelatih kepala U-14.

Tayang:
Penulis: | Editor: Maickel Karundeng
Istimewa
Pelatih Sulut United Ricky Nelson. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pelatih asal Nusa Tenggara Timur, Ricky Nelson memuali karir dari asisten pada timnas Indonesia.

Sejak 2010 pemilik nama lengkap Ricky Nelson Gideon Ndun dipercaya PSSI untuk menangai Timnas Indonesia U-14 yang bakal berlaga pada AFC Festival Foot Ball di Malaysia.

Dia dipercaya menjadi asisten pelatih pada zaman itu. Kemudian pindah ke DKI Jakarta sebagai pelatih kepala U-14.

Pelatih Sulut United Ricky Nelson selalu tampil khas dengan setelah kemeja, celana bahan dan pantofel serba hitam.
Pelatih Sulut United Ricky Nelson selalu tampil khas dengan setelah kemeja, celana bahan dan pantofel serba hitam. (Istimewa/Official Sulut United)

Di DKI Jakarta Ricky Nelson melatih selama satu musim dari 2011-2012. Atas kinerjanya selama melatih punggawa muda U14 DKI Jakarta yang berlaga di Jepang, dia dipanggil kembali ke Timnas Indonesia.

Pada tahun yang sama 2012, PSSI mempercayai dia menjadi asisten pelatih U14 yang berlaga di Jepang.

Semenjak melatih Timnas Indonesia, Ricky Nelson sudah dipercaya menjadi pelatih kepala diberbagai klub di Indonesia.

Pada 2013 sampai 2015 melatih Villa 2000 di divisi 1 dan Utama, kemudian 2017 Borneo FC pada Piala Presiden keluar sebagai runner-up.

Selanjutnya 2017 menangani pemain Borneo FC U-19. Nanti pada 2018 menangani tim senior yakni Persika Karawang yang berlaga di Liga 2. Hingga menjadi pelatih Sulut United.

Saat berpindah kepelatihan dari Heri Kiswanto ke Ricky Nelson, tim Sulut United terperosot ke dasar klasmen Liga 2 Zona Timur.

Bermodalkan pengalaman di Timnas dan memegang beberapa klub di Jawa dan Kalimantan, Ricky Nelson berhasil membawa Sulut United keluar dari regradasi ke Liga 3.

Sulut United berhasil menduduki peringkat ke lima pada akhir klasmen musim 2019.

"Bukan saya yang hebat, tapi karena pemain Sulut United diberikan motivasi," ujar Ricky Nelson, waktu lalu.

Kata dia, waktu itu pemain Sulut United cedera, namun diberikan motivasi sehingga mampu meraih kemenangan baik away dan home.

Ia menambahkan, sekarang dipercaya kembali melatih Sulut United pada musim 2020.

Namun, adanya pandemi Covid-19 yang melanda Indobesia, sehingga kompetisi liga 2 terhenti.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved