Update Virus Corona Bolsel
Pemkab Bolsel Bakal Bantu Mahasiswa yang Terdampak Covid-19 di Gorontalo
Pemerintah Bolmong Selatan (Bolsel) dalam waktu dekat ini akan mendata para mahasiswa yang terdampak Pandemi Virus Corona di Provinsi Gorontalo
Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
"Mari bersama kita putus rantai penyebaran virus Covid-19, sayangi diri dan keluarga anda,” imbaunya.
Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Bolsel Aldy Gobel, kembali mengimbau masyarakat Bolsel cermat dan bijak dalam menggunakan media sosial (Medsos).
Khususnya informasi terkait pandemi virus Covid-19.
• Keterangan Dokter Didi Kempot Meninggal Dunia Karena Henti Jantung
“Jangan mudah percaya dan hindari membagikan informasi yang belum jelas sumber dan keabsahannya,” imbau Aldy.
Dikatakannya, pemerintah pusat hingga daerah sudah menyiapkan situs dan portal resmi informasi terkait covid-19 yang mudah diakses masyarakat.
Data dari situs dan portal resmi pemerintah, sudah dipastikan valid (akurat).
"Untuk Bolsel, masyarakat bisa mengakses website http://covid19.bolselkab.go.id/,” tambah dia.
Informasi seputar penyebaran Covid-19 katanya, terus diupdate setiap hari.
• Kandungan Antioksidannya Bisa Tingkatkan Konsentrasi, Ini Resep Blueberry and Cheese Panna Cotta
“Dalam portal tersebut Pemkab juga menyiapkan materi edukasi dan informasti penting terkait Covid-19,” bebernya.
Sekadar Infomasi, diberitakan sebelumnya, meski berstatus zona hijau, namun Pemkab Bolsel terus melakukan berbagai upaya pencegahan.
Selain memperketat penjagaan pintu masuk wilayah, Bupati Hi Iskandar Kamaru dan Wabup Deddy Abdul Hamid juga mengeluarkan sejumlah kebijakan.
Mulai dari larangan tugas luar bagi ASN, kegiatan mengumpulkan banyak orang, menutup lokasi wisata dan menunda sejumlah agenda besar pemerintah.
• Jawaban Soal Tuliskan Pengamatanmu dalam Bentuk Laporan Sederhana Percobaan Menara Mur Hexagonal
Kebijakan work from hame bagi ASN dan THL serta belajar dari rumah bagi para siswa mulai TK sampai SMP.
Selain itu, Bupati juga mengeluarkan edaran terkait pembatasan kegiatan di rumah ibadah, baik muslim, kristiani dan Hindu. Termasuk ibadah Ramadan.
Di tengah kebijakan tersebut, pemerintah daerah juga melakukan antisipasi dampak ekonomi sosial dengan membagikan 32.816 paket sembako bagi masyarakat kurang mampu.
Selain itu, Bupati dan Wabup juga memberikan bantuan secara pribadi. (Nie)
• Nilai Rupiah Hari Ini Menguat Tipis ke Rp 15.082 per Dolar AS, Berikut Kurs 5 Bank Besar
