Virus Corona
Pasien Virus Corona yang Dirawat Menurun Sejak Pertengahan Bulan April di RSUD Bekasi
dr Chasbullah Abdul Masjid Kota Bekasi Kusnanto Saidi mengatakan, tren pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakitnya mengalami penurunan.
TIRBUNMANADO.CO.ID - Dikabarkan Direktur Utama RSUD dr Chasbullah Abdul Masjid Kota Bekasi Kusnanto Saidi mengatakan, tren pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakitnya mengalami penurunan sejak pertengahan April 2020 lalu atau bulan Ramadhan.
Meskipun ia tak menyebutkan secara spesifik berapa persen penurunan jumlah pasien yang dirawat di RSUD Kota Bekasi.
Diketahui RSUD Kota Bekasi adalah salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19.
• Perusahaan Dipanggil untuk Jelaskan, Fakta dari 51 Kasus Positif Corona di Wilayah Operasi Freeport
• 7 Negara di Timur Tengah Mulai Melonggarkan Lockdown, Berikut Ini Daftarnya
“Dari awal bulan Ramadhan sudah menurun jadi flat jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD,” ujar Kusnanto saat dihubungi, Selasa (5/5/2020).
Ia menyampaikan, awalnya ada 17 pasien Covid-19 per hari yang dirawat RSUD.
Namun, kini lambat laun pasien Covid-19 yang datang ke Kota Bekasi menurun menjadi dua orang per hari yang datang untuk dirawat.
Penambahan pasien yang dirawat di RSUD seiring dengan berkurangnya jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan negatif setelah pemeriksaan PCR sebanyak dua kali.
Sehingga jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Covid-19 cenderung flat atau tak ada penambahan.
“Di awal semua alami kepanikan, ada 17 orang sekali masuk. Tapi memasuki awal Ramadhan itu banyak pasien dinyatakan negarif oleh PCR dipulangkan oleh dokter. Lalu enggak ada lagi tuh 17 orang yang masuk. Paling satu dua orang masuk ke RSUD,” kata Kusnanto.
“Apalagi tiga hari belakangan ini yang sempat disampaikan Pak Wali (wali kota Bekasi)
jumlah pasien Covid-19 tak ada penambahan,” tambah dia.
Adapun saat ini berdasarkan data web Pemerintah Kota Bekasi ada 251 pasien positif Covid-19.
Dari 251 pasien positif Covid-19, ada 166 orang yang dinyatakan sembuh dan 28 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia.
Pemkot Bekasi telah melakukan rapid test ke 9.202 orang.
Dari 9.202 orang yang menjalani rapid test, hasilnya ada 162 orang yang reaktif dan 17 orang yang terkonfirmasi positif hasil tes swab dengan metode PCR.
Lalu, ada 8.945 orang yang tidak reaktif, 60 orang samar-samar, dan invalid ada 35 orang.
• Seorang Perempuan Ditangkap Polisi Karena Iseng Bikin Video Joget Sambil Shalat
• Hasil Survei di Bandung, Warga Lebih Takut Kehilangan Pekerjaan di Banding Tertular Virus Corona
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "RSUD Bekasi Klaim Pasien Covid-19 yang Dirawat Menurun"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-rumah-sakit-111.jpg)