Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Sulut

Hari Pertama Beroperasi Laboratorium PCR Periksa 48 Sampel

Sulawesi Utara telah memiliki Laboratorium sendiri untuk pemeriksaan sampel pasien Covid-19.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fistel Mukuan
Jubir Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sulawesi Utara telah memiliki Laboratorium sendiri untuk pemeriksaan sampel pasien Covid-19.

Laboratorium ini berada di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas 1 Manado yang berlokasi di Paniki Bawah, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara.

Steaven Dandel selaku Jubis Satgas Covid-19 Sulut dalam jumpa pers mengatakan, hari ini Laboratorium PCR mulai menjalankan tes pemeriksaan.

 "Tadi sudah dilaporkan langsung kepala BTKLPP Suharto SKm Mkes, bahwa hari ini simulai 48 sampel," kata Dandel.

BREAKING NEWS: Empat PDP Covid-19 Meninggal Dunia

Dandel berharap besok pagi ke 48 sampel yang sementara diperiksa hasilnya sudah ada.

"Suharto juga telah melaporkan terkait langkah-langkah strategis terkait laboratorium ini, agar menjadi lebih berkesinambungan," tambahnya.

Dandel mendapat informasi bahwa laboratorium di Provinsi Gorontalo sudah berhenti, kurang lebih tiga atau empat hari terjadi karena reagen yang dipakai untuk memeriksa sampel ternyata di sana habis.

PDP Bertambah 1 Orang Jadi 29, Berikut Perkembangan Covid-19 di Kota Tomohon

"Kita tidak mau ini terjadi di laboratorium di sini, sehingga tadi ada diskusi suplay reagennya seperti apa. tapi kami pastikan pemerintah Provinsi Sulut sudah membeli sembilan ratusan sampel untuk real time PCR Ini," ucap Dandel.

Ia juga katakan, telah mendapat informasi bahwa yang akan tes sampel di BTKLPP Kelas 1 Manado bukan hanya Sulut tapi juga Provensi Gorontalo karena di sana kehabisan reagen.

Dandel juga sampaikan bahwa sudah mendapat informasi bahwa, masyarakat sekarang mulai beraktivitas seperti sediakala padahal pandemi Covid-19 ini belum dinyatakan berakhir ini menjadi keprihatinan satgas Covid Sulut.

Dandel menekankan, pandemi belum berakhir, di dunia, Indonesia khususnya Sulut.

"Dari pantauan kami, ketika ada beberapa negara yang melonggarkan aktivitas psycal distansing dan social distancing, mengalami gelombang kedua," tutupnya.(fis)

Curas Timpa Warga Lolayan, Aksi Kriminal Meningkat di Masa Covid 19, Rokok Pun Mereka Ambil

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved