Nasional

Demokrat: Logika Mahfud MD Keliru Buat Rakyat Stres, Negara Tak jamin Hidup Mereka

Menurut Irwan, pemerintah sejak awal tidak pernah serius memerangi pandemi virus Covid-19 atau corona di dalam negeri.

Istimewa
Mahfud MD 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Sekretaris Partai Demokrat Irwan menanggapi logika Menko Polhukam Mahfud MD dalam penanganan Virus Corona (Covid-19) di Indonesia.

Irwan menyebut logika Menko Polhukam Mahfud MD terlalu dibuat-buat dan keliru, dengan menyebut masyarakat stres karena status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Jikapun ada masyarakat yang stres, bukan karena PSBB. Tetapi karena biaya hidupnya selama dibatasi tidak dijamin oleh negara," kata Irwan kepada Tribun, Jakarta, Senin (4/5/2020).

Menurut Irwan, pemerintah sejak awal tidak pernah serius memerangi pandemi virus Covid-19 atau corona di dalam negeri.

Hal tersebut terlihat dari langkah menggenjot wisatawan asing ke Indonesia, padahal virus tersebut sedang melanda Wuhan, China dan beberapa negara lainnya.

"Kemudian saat awal Maret ada yang positif, kemudian ada yang meninggal, opsi yang dipilih justru PSBB bukan karantina wilayah alias lockdown," ucap Irwan.

Ia menilai, status PSBB yang diterapkan pemerintah juga tidak jelas dan terlihat kebijakan yang diambil lebih mementingkan ekonomi, dibanding menyelamatkan rakyat Indonesia.

"Seharusnya pemerintah malah memperketat PSBB dengan aturan di bawahnya, karena regulasi PSBB tidak ada sanksi tegas, bersifat himbauan sehingga tidak efektif," papar Irwan.

Anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya berpatroli untuk mensosialisasikan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (1/4/2020).
Anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya berpatroli untuk mensosialisasikan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (1/4/2020). (Tribunnews.com/Herudin)

Anggota Komisi V DPR itu menyebut, tidak ada masyarakat yang ingin terjangkit Covid-19 dan semuanya ingin ikuti anjuran pemerintah agar wabah tersebut segera berakhir di Indonesia.

Halaman
12
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved