Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Boltim

Pelaku Pengeboman Ikan di Boltim Sudah Jadi Target Operasi Dua Bulan

Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP), menangkap tiga orang pelaku penangkapan ikan dengan perusakan

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Siti Nurjanah
Perairan wilayah Boltim 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP), menangkap tiga orang pelaku penangkapan ikan dengan perusakan (destructive fishing) melalui pengeboman, di wilayah perairan sebelah Timur Pulau Kumeke, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara.

Penangkapan tersebut juga dibenarkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Boltim Erna Mokodongan.

Saat dikonfirmasi Tribunmanado.co.id, Minggu (3/5/2020), Kadis Kelautan dan Perikanan Boltim Erna Mokodongan mengatakan, pelaku destructive fishing di antaranya satu orang warga Kotabunan dan dua lainnya warga luar daerah.

Desa Wajib Siapkan Rumah Singgah Bagi Pelaku Perjalanan

Erna Mokodingan menjelaskan, tiga pelaku telah dibawa ke kantor PSDKP Bitung.

"Mereka sementara ini ditangani langsung PSDKP Bitung, dan saya sudah telpon ke pihak PSDKP, pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.

Ia menambahkan, tiga pelaku destructive fishing sufah menjadi Targert Operasi (TO) pihak KKP melalui Ditjen PSDKP.

Pohon Tumbang di Jalur Trans Sulawesi Sebabkan Kemacetan Panjang

"Mereka sudah TO selama dua bulan," ucapnya.

Adapun metode destructive fishing yang dilakukan para pelaku di antaranya menggunakan setrum, racun sianida, dan bom untuk melakukan penangkapan ikan.

Turut pula diamankan beberapa barang bukti di antaranya ikan hasil pengeboman, dua botol bom ikan, perahu motor tempel, kompresor, kaca mata selam, dan satu unit jaring. (ana)

Golkar Bolmong Serahkan Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved