Update Virus Corona Boltim
1 PDP Covid-19 Meninggal, Puskesmas Kotabunan Tutup Layanan Rawat Inap, 14 Petugas Isolasi Mandiri
Penutupan sementara Puskesmas Kotabunan dikarenakan sebelumnya, PDP yang meninggal dunia sempat dirawat di Puskesmas Kotabunan selama 4 hari
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Sehubungan dengan kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Bulawan, Kotabunan, Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang meninggal pada Kamis (30/4/2020), pelayanan rawat inap di Puskesmas Kotabunan ditutup sementara.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim Eko Marsidi via WhatsApp.
Menurut Kepala Dinkes Eko Marsidi, penutupan sementara Puskesmas Kotabunan dikarenakan sebelumnya, PDP yang meninggal dunia sempat dirawat di Puskesmas Kotabunan selama 4 hari.
"Jadi almarhum sebelum dirujuk di RS Prof Kandouw masih sempat dirawat di Puskesmas Kotabunan mulai dari 23-27 April 2020," ucapnya.
• Akibat Covid-19, Siswa SD dan SMP di Bolsel Ujian Semester di Rumah
Meski pelayanan rawat inap ditutup, Eko menambahkan, pelayan UGD masih tetap berjalan 24 jam dengan one day care.
"Jadi hanya pelayanan rawat inap untuk sementara ditiadakan, pelayanan yang ada hanya rawat jalan dan pelayanan UGD 24 jam," ucapnya.
Tak hanya itu para pelayan kesehatan yang sempat melayanan PDP akan melakukan isolasi mandiri.
• Kabar Gembira, PLN Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik
"Mereka semua ada 14 orang yang sempat melayani almarhum saat masih menjalankan rawat inap di Puskesmas," ucapnya.
Kembali Eko Marsidi mengimbau, agar warga tidak panik dan tetap waspada.
"Tetap jalankan dan patuhi anjuran pemerintah untuk tetap berada di dalam rumah, jaga jarak, jaga kebersihan, rajin cuci tangan, pakai masker hingga makan makanan bergizi," ucapnya. (ana)