News
Duka di Hari Buruh, Pria Bunuh Diri Setelah Kena PHK Massal, Iris Urat Nadi Pergelangan Tangan
Pria yang bekerja di pabrik kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pria berinisial HT nekat mengakhiri hidup setelah kena PHK dari tempat bekerjanya.
Pria yang bekerja di pabrik kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Kapolsek Balaraja Kompol Feby Heryanto menjelaskan, kejadian ini berlangsung di kediaman korban, Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Kamis (30/4/2020).
"Korban bunuh diri iris urat nadi di pergelangan tangannya," ujar Feby kepada Wartakotalive, Jumat (1/5/2020).
Korban, lanjutnya, saat itu ditemukan tergeletak bersimbah darah oleh anak dan adiknya.
"Istrinya lagi sakit."
"Anaknya yang menemukan korban sudah tergeletak dengan luka di pergelangan tangan," ucapnya.
Sebilah pisau dapur pun ada di sebelah korban saat itu.
Dan polisi segera datang ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Motifnya impitan ekonomi."
"Korban akan di-PHK secara massal di tempat kerjanya," jelas Feby.
Mantan Kurir Ekspedisi Gantung Diri di Kontrakan
Kena pemutusan hubungan kerja (PHK) karena pandemi Covid-19, JT (27) nekat mengakhiri hidupnya pada Selasa (21/4/2020) pagi.
Korban memutuskan gantung diri di pintu kamar rumah kontrakannya di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.
IC (26), adik korban yang pertama kali menemukan jasad kakaknya tergantung di belakang pintu, menceritakan gelagat aneh JT sebelum gantung diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-bunuh-diri-43535.jpg)