Nilai Tukar Rupiah
Terkuat di Asia, Rupiah Berhasil Menguat 1,70 Persen ke Rp 15.035 Per Dollar AS
Bloomberg melaporkan bahwa pemerintah getol menerbitkan utang dalam negeri untuk menutup defisit anggaran tahun ini.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Kamis (30/4/2020) berhasil menguat kembali pada awal perdagangan. Rupiah spot menguat 1,70 persen ke Rp 15.035 per dollar Amerika Serikat (AS) pada pukul 09.40 WIB.
Dalam dua hari perdagangan terakhir ini memang rupiah terus menguat. Minat investor masuk ke instrumen yang lebih berisiko mengangkat bursa saham emerging market, termasuk Indonesia.
Bursa Asia pun menguat pada hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat lebih dari 1 persen pada pagi ini.
Wall Street pun melesat pada perdagangan yang berakhir semalam.
Penguatan rupiah hari ini tercatat paling kuat di Asia. Selain rupiah, penguatan terjadi pada mata uang won, ringgit, dolar Taiwan, yuan, peso, baht, dan dolar Singapura.
Hanya yen dan dolar Hong Kong yang turun pada pagi ini.
Bloomberg melaporkan bahwa pemerintah getol menerbitkan utang dalam negeri untuk menutup defisit anggaran tahun ini.
Pemerintah telah menjual total Rp 137 triliun utang pekan ini. Pemerintah hanya menjual Rp 16,6 triliun lewat lelang hari Selasa.
Sisanya adalah private placement ke bank lokal sebesar Rp 62,6 triliun dan lelang tambahan Rp 11,4 triliun pada hari Rabu.
Lonjakan surat utang ini terjadi setelah Indonesia memutuskan untuk meningkatkan defisit fiskal tahun ini menjadi 5,07 persen produk domestik bruto.(*)
Artikel ini telah tayang di KONTAN dengan judul Menguat ke Rp 15.035 per dolar, rupiah paling perkasa di Asia.